Waduh! Kena Boikot Fans Fanatik, Film A Business Proposal Sepi Penonton

Photo Author
- Sabtu, 8 Februari 2025 | 09:05 WIB
Film Bussiness Proposal di Boikot Fans Fanatik Drama Korea (Foto : Instagram)
Film Bussiness Proposal di Boikot Fans Fanatik Drama Korea (Foto : Instagram)

INSIBERNEWS - Film A Business Proposal (2025) tampaknya menghadapi tantangan berat di bioskop Indonesia. Meski diadaptasi dari webtoon dan drama Korea yang populer serta dibintangi oleh Abidzar Al-Ghifari dan Ariel Tatum, film ini justru mengalami penurunan jumlah penonton yang signifikan.

Isu boikot yang digerakkan oleh penggemar konten Korea tampaknya berdampak besar, menyebabkan jumlah tiket yang terjual sangat rendah sejak hari pertama penayangan.

Baca Juga: Razman Arif Ngamuk di Ruang Sidang, Hotman Paris: Wamenko Hukum Siap Memberikan Pernyataan

Pada hari kedua penayangannya, Jumat (7/2), film produksi Falcon Pictures ini mengalami penurunan jumlah layar di berbagai jaringan bioskop.

Di beberapa lokasi XXI Jakarta, misalnya, A Business Proposal hanya tayang di 17 lokasi dengan jadwal yang terbatas, bahkan ada yang hanya memiliki satu kali penayangan per hari.

Baca Juga: Eks Member NewJeans Resmi Umumkan Nama Baru Grup: NJZ!

Saat dicek di sejumlah bioskop, kursi yang tersedia pun masih banyak yang kosong. Salah satu staf bioskop bahkan mengungkap bahwa jumlah penonton di beberapa sesi hanya berkisar 2-3 orang saja.

Fenomena ini langsung menjadi perbincangan di media sosial. Banyak netizen yang mengomentari kondisi film tersebut, menyoroti kuatnya pengaruh boikot dari para penggemar drama Korea.

Baca Juga: J-Hope BTS Siap Gelar Konser Solo Perdana di Jakarta, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya!

"The power of boikot dari fans fanatik!" tulis seorang netizen di platform X.

Beberapa netizen bahkan iseng bertanya langsung ke kasir bioskop mengenai jumlah penonton yang hadir, dan jawabannya cukup mengejutkan karena jumlahnya sangat minim.

Baca Juga: Terungkap! Begini Kronologi Kematian Barbie Hsu, Sempat Alami Gejala Influenza-A

Jika kondisi ini terus berlanjut hingga akhir pekan, bukan tidak mungkin film ini akan segera turun layar lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Situasi ini tentu menjadi tantangan besar bagi Falcon Pictures yang sudah berinvestasi besar dalam produksi dan distribusi film ini. Kerugian finansial pun berpotensi terjadi jika jumlah penonton tak kunjung meningkat.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X