Nyaris Memaki Pelaku, Fiersa Besari Cerita Insiden Kecelakaan Istri di Gambir: 'Bukan Soal Uang, Tapi Keselamatan'

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 5 Januari 2026 | 17:33 WIB
Nyaris Memaki Pelaku, Fiersa Besari Cerita Insiden Kecelakaan Istri di Gambir (Istimewa )
Nyaris Memaki Pelaku, Fiersa Besari Cerita Insiden Kecelakaan Istri di Gambir (Istimewa )

INSIBERNEWS - Musisi sekaligus penulis lagu, Fiersa Besari, baru-baru ini membagikan pengalaman menegangkan terkait kecelakaan yang menimpa sang istri, Aqia Nurfadla, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Peristiwa terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, pagi, saat Aqia membantu manajer Fiersa, Ubay, menurunkan barang dari bagasi taksi. Sementara Fiersa menggendong putrinya yang sedang tidur, sebuah mobil menabrak mereka dari belakang.

“Aqia dan Ubay yang sedang ambil koper di bagasi ditabrak dari belakang dan menjadikan keduanya tergencet antara mobil," ungkap Fiersa lewat unggahan Instagramnya @fiersabesari, pada Minggu, 4 Januari 2026.

Baca Juga: Jarang Disorot, Kisah Cinta Manohara dengan Kristian Hansen Vlogger Asal Denmark Mendadak Viral

"Ubay bisa lepas ke samping, Aqia tidak," sambungnya.

Marah Saat Mendengar Respons Penabrak
Fiersa menjelaskan bahwa pengemudi mobil, pria berusia sekitar 60-70 tahun, keluar dari kendaraan setelah kecelakaan. Amarah Fiersa memuncak ketika pelaku meremehkan kondisi Aqia dan menawarkan uang Rp 200 ribu sebagai penyelesaian.

“Reaksi pertama saya adalah marah besar. Tapi, lebih marah lagi ketika bapak ini meremehkan kondisi dengan bilang, paling keseleo," terang Fiersa.

"Terus mau kasih Rp 200 ribu untuk damai. Meledaklah saya," imbuhnya.

Baca Juga: Terungkap! Fakta Unik John Herdman Usai Resmi Ditunjuk Latih Timnas Indonesia

Fiersa segera membawa Aqia ke Pos Kesehatan KAI Gambir, sementara Ubay menahan pengemudi sampai polisi datang. Saat diperiksa, pengemudi mengaku tidak punya uang dan mobil tersebut bukan miliknya, lalu meminta maaf.

Alasan Fiersa Meledak Amarah
Dalam unggahan lain pada Senin, 5 Januari 2026, Fiersa menjelaskan bahwa kemarahannya bukan soal uang, melainkan konsekuensi dari kelalaian.

“Bagi saya bukan soal uang. Ini soal konsekuensi ketika berbuat kesalahan. Di satu sisi, bapak ini sudah sepuh. Di sisi lain, justru karena dia sudah sepuh, jangan sampai ada korban lain akibat kelalaiannya," jelasnya.

Baca Juga: Teror Influencer Pasca Kritik Pemerintah, Menteri HAM Natalius Pigai Minta Polisi Bertindak

"Saya tidak bisa membayangkan kalau tadi posisinya Kinasih tidak saya gendong dan ikut tergencet," tegas Fiersa.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X