Meski demikian, perjalanan hidupnya di usia senja tidak lepas dari berbagai kontroversi. Ia beberapa kali berhadapan dengan hukum di Prancis akibat pernyataan publik yang dianggap menghasut kebencian rasial, khususnya terkait isu imigrasi dan agama.
Kontroversi juga mencuat lewat bukunya A Cry in the Silence (2003), yang menuai kritik keras karena dinilai menyerang komunitas homoseksual dan nilai-nilai budaya modern. Pada 2018, Bardot kembali menjadi sorotan setelah menyebut gerakan #MeToo sebagai sesuatu yang berlebihan dan tidak masuk akal.
Dalam kehidupan pribadi, Brigitte Bardot menikah sebanyak empat kali dan memiliki seorang putra bernama Nicolas, hasil pernikahannya dengan aktor Jacques Charrier.
Baca Juga: Romo FX Mudji Sutrisno Tutup Usia, Kapel Kolese Kanisius Jadi Tempat Persemayaman
Hubungannya dengan sang anak sempat memburuk hingga berujung pada gugatan hukum, menyusul pernyataan kontroversial Bardot dalam autobiografinya mengenai pengalaman melahirkan.
Hingga saat ini, pihak keluarga maupun yayasan belum mengungkapkan secara rinci penyebab serta lokasi wafatnya Bardot.
Kepergiannya menandai berakhirnya era seorang perempuan yang tak hanya mengubah wajah perfilman Prancis, tetapi juga meninggalkan jejak kuat dalam budaya populer dunia.
Artikel Terkait
Panti Jompo di Manado Hangus Dilahap Api! 16 Orang Tewas, DVI Polda Sulut Identifikasi Korban Panti Werdha Damai
ICW Soroti Aksi Pamer Uang Rampasan, Dinilai Tak Sejalan dengan Pemulihan Kerugian Negara
DJP Siap Kejar Tunggakan Pajak Konglomerat, Rp3,8 Triliun Jadi Target Penagihan 2026
Danielle Resmi Dikeluarkan dari NewJeans, ADOR Putus Kontrak dan Siapkan Gugatan
Temukan Aksi Sabotase, KSAD Maruli Murka Baut Jembatan Bailey di Aceh Dicuri: Ada Orang Sebiadab Ini Ya
Pamer Pacar Baru, Momen Kebersamaan Nathalie Holscher dan Richard Refanov Bikin Netizen Iri