INSIBERNEWS — Industri film Korea Selatan yang sempat mengalami penurunan gairah kini kembali bernafas lega.
Kehadiran film My Daughter Is A Zombie sukses memecah kebekuan, bahkan mencatat rekor fenomenal sebagai film terlaris di Korea Selatan sepanjang 2025.
Menurut laporan Soompi pada Senin (18/8/2025), data dari Korean Film Council menunjukkan bahwa hingga 16 Agustus, film yang dibintangi Jo Jung Suk dan Choi Yoo Ri itu sudah meraup lebih dari 4,31 juta penonton.
Baca Juga: Gal Gadot Sebut Isu Israel Palestina Jadi Dalang dibalik Gagalnya Film Snow White, Disney Rugi Triliunan!
Angka ini sekaligus menjadikannya sebagai film dengan pencapaian tertinggi tahun ini.
Yang mengejutkan, raihan tersebut berhasil mengalahkan film Hollywood bertabur bintang, F1, yang dibintangi Brad Pitt.
Film internasional tersebut sebelumnya mencatat sekitar 4,1 juta penonton di Korea Selatan, namun kini harus rela tergeser oleh karya lokal.
Baca Juga: Ditinggal Masuk Penjara, Masyarakat Pertanyakan Nasib 11 Hewan Peliharaan Yoon Suk Yeol
Sejak rilis perdana pada 30 Juli lalu, My Daughter Is A Zombie melesat cepat di tangga box office. Film ini menembus sejuta penonton hanya dalam waktu kurang dari empat hari, rekor tercepat pada 2025.
Tidak berhenti di situ, enam hari setelah tayang, jumlah penonton sudah menembus dua juta. Pada 15 Agustus, film ini resmi menjadi produksi Korea pertama yang berhasil melewati angka 4 juta penonton di tahun yang sama.
Keberhasilan film ini semakin menarik karena kisahnya diadaptasi dari webtoon populer karya Lee Yun Chang.
Baca Juga: Suami Mpok Alpa Ungkap Perhatian Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Usai Kepergian Sang Istri
Genre yang diusung bukan sekadar horor atau drama keluarga, melainkan kombinasi unik antara komedi, kisah emosional ayah-anak, dan ketegangan dunia zombi.
Film garapan sutradara Pil Gam Seong ini menampilkan deretan aktor papan atas, mulai dari Jo Jung Suk, Choi Yoo Ri, Lee Jung Eun, Cho Yeo Jeong, hingga Yoon Kyung Ho.
Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri yang memperkuat kualitas cerita.
Baca Juga: Pinkan Mambo Bikin Heboh Lagi, Jual Pisang Goreng Madu Seharga Rp200 Ribu Per Kotak!
Alur kisahnya berpusat pada Lee Jung Hwan (Jo Jung Suk), seorang ayah tunggal yang bekerja sebagai pelatih hewan.
Hidupnya yang sederhana bersama putri remajanya, Soo A (Choi Yoo Ri), berubah drastis ketika wabah zombi melanda Seoul.
Kota metropolitan itu seketika berubah menjadi zona berbahaya penuh kepanikan.
Baca Juga: Resmi Hengkang! Yoon Jiyoon Tak Lagi Jadi Member IZNA, Ini Alasannya
Tragedi tak terhindarkan menimpa Soo-a, yang secara tidak sengaja terinfeksi virus zombi. Alih-alih menyerah pada keadaan, Jung Hwan berjuang mati-matian menyelamatkan anak semata wayangnya.
Ia kabur dari Seoul menuju desa pesisir Eunbong Ri, tempat ibunya (Lee Jung Eun) tinggal, dengan harapan bisa melindungi sang putri dari ancaman luar.
Namun, hidup di desa tidak semudah yang dibayangkan. Jung Hwan dan ibunya harus menyembunyikan kondisi Soo-a dari para tetangga yang penuh rasa curiga.
Baca Juga: Asmara Abigail Harumkan Indonesia, Terpilih Jadi Sampul Utama Majalah The Hollywood!
Ketegangan emosional inilah yang membuat film ini berbeda, bukan sekadar tentang pertarungan melawan zombi, tetapi juga tentang cinta seorang ayah yang rela melakukan apa saja demi anaknya.
Tak hanya kisah dan akting yang menyentuh, aspek musik dalam film ini juga mendapat sorotan.
Aktor Jo Jung Suk sempat mengungkapkan rasa terima kasih kepada penyanyi legendaris BoA.
Baca Juga: QLola by BRI Catat Volume Transaksi Rp5.970 Triliun, Jumlah Pengguna Bertumbuh 41 persen
Ia mengaku sering mendengarkan lagu sang diva saat syuting adegan-adegan emosional.
Menariknya, lagu ikonik BoA berjudul No. 1 dipilih sebagai soundtrack resmi film.
“Saya syuting banyak adegan sambil mendengarkan lagunya. Itu membantu saya mendalami emosi karakter,” ungkap Jo Jung Suk, seperti dikutip dari The Korea Times.
Baca Juga: Ronaldo dan Georgina Siap Resmi Menikah, Pesta Megah Bakal Digelar Usai Piala Dunia 2026
Sutradara Pil Gam Seong pun menambahkan alasannya memilih lagu tersebut. “Itu memang lagu favorit saya.
Tapi lebih dari itu, nada ceria berpadu melodi melankolis dan lirik yang penuh makna terasa sangat pas menggambarkan cerita film ini,” jelasnya.
Dengan pencapaian luar biasa yang berhasil menyalip film Hollywood, My Daughter Is A Zombie bukan hanya membuktikan daya tarik cerita lokal, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan perfilman Korea di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Artikel Terkait
Asmara Abigail Harumkan Indonesia, Terpilih Jadi Sampul Utama Majalah The Hollywood!
Resmi Hengkang! Yoon Jiyoon Tak Lagi Jadi Member IZNA, Ini Alasannya
Pinkan Mambo Bikin Heboh Lagi, Jual Pisang Goreng Madu Seharga Rp200 Ribu Per Kotak!
Suami Mpok Alpa Ungkap Perhatian Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Usai Kepergian Sang Istri
Ditinggal Masuk Penjara, Masyarakat Pertanyakan Nasib 11 Hewan Peliharaan Yoon Suk Yeol
Gal Gadot Sebut Isu Israel Palestina Jadi Dalang dibalik Gagalnya Film Snow White, Disney Rugi Triliunan!