Gal Gadot Sebut Isu Israel Palestina Jadi Dalang dibalik Gagalnya Film Snow White, Disney Rugi Triliunan!

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 17:09 WIB
Gal Gadot ungkap alasan Snow White gagal, dari politik hingga Rachel Zegler. (@gal_gadot)
Gal Gadot ungkap alasan Snow White gagal, dari politik hingga Rachel Zegler. (@gal_gadot)

INSIBERNEWS — Industri perfilman global kembali dikejutkan dengan kabar kerugian besar yang dialami Disney akibat kegagalan film Snow White, yang dibintangi Gal Gadot.

Dilaporkan Deadline pada Senin (18/8/2025), film live action tersebut mencatat kerugian hingga US$115 juta atau sekitar Rp1,8 triliun.

Menjadikannya salah satu proyek paling merugi dalam sejarah rumah produksi raksasa itu.

Baca Juga: Ditinggal Masuk Penjara, Masyarakat Pertanyakan Nasib 11 Hewan Peliharaan Yoon Suk Yeol

Gal Gadot, yang berperan sebagai Evil Queen, akhirnya angkat bicara mengenai kegagalan film ini dalam sebuah wawancara eksklusif di acara The A Talks, program selebriti populer di Israel, Kamis pekan lalu.

Saat ditanya apakah dirinya kecewa dengan hasil film yang dianggap “flop” di pasaran, aktris berusia 40 tahun itu memberikan jawaban panjang lebar.

“Pertama-tama, saya harus mengakui bahwa saya sangat menikmati proses pembuatan film ini,” ujar bintang Wonder Woman tersebut. “Namun, banyak hal di luar dugaan yang membuat hasilnya tidak sesuai ekspektasi.”

Baca Juga: Suami Mpok Alpa Ungkap Perhatian Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Usai Kepergian Sang Istri

Dalam kesempatan itu, Gal Gadot menyinggung peristiwa 7 Oktober 2023, serangan Hamas terhadap Israel, sebagai salah satu titik balik yang memengaruhi kariernya di Hollywood.

Menurutnya, sejak saat itu para selebritas menghadapi tekanan besar untuk menyuarakan sikap politik, termasuk bersuara menentang Israel.

“Lalu 7 Oktober terjadi, dan sejak itu ada tekanan besar pada para selebritas untuk bersuara menentang Israel. Itu berdampak pada banyak hal, termasuk dunia hiburan,” kata Gadot.

Baca Juga: Pinkan Mambo Bikin Heboh Lagi, Jual Pisang Goreng Madu Seharga Rp200 Ribu Per Kotak!

Ia mengaku sempat berusaha menjelaskan pandangannya kepada publik, terutama mengenai realitas konflik dari sudut pandang Israel.

Namun, Gadot menilai usahanya tidak banyak membantu, bahkan justru berimbas pada penerimaan film Snow White.

"Saya kecewa karena film tersebut sangat terpengaruh oleh situasi itu dan akhirnya tidak mendapat hasil baik di box office,” keluhnya.

Baca Juga: Resmi Hengkang! Yoon Jiyoon Tak Lagi Jadi Member IZNA, Ini Alasannya

Wawancara tersebut juga menyinggung hubungannya dengan Rachel Zegler, pemeran utama Snow White yang dikenal sebagai figur pro Palestina.

Gadot menegaskan bahwa dirinya justru menikmati kerja sama dengan aktris muda tersebut. “Saya bahkan senang bekerja dengan Rachel Zegler. Kami tertawa, mengobrol, dan itu menyenangkan. Saya sebelumnya yakin film ini akan sukses besar,” ujarnya.

Namun, rumor mengenai ketegangan di antara keduanya sudah lama beredar. Media People sempat melaporkan pada Maret lalu bahwa ada gesekan di balik layar akibat perbedaan pandangan politik.

Baca Juga: Asmara Abigail Harumkan Indonesia, Terpilih Jadi Sampul Utama Majalah The Hollywood!

Sumber anonim yang dikutip menyebutkan, “Rachel Zegler tidak memiliki kesamaan apa pun dengan Gal Gadot, seorang ibu empat anak. Ditambah lagi, pandangan politik mereka sangat berbeda.”

Sebagai catatan, Gal Gadot memang lahir di Israel dan pernah menjalani wajib militer selama dua tahun di Israel Defense Forces (IDF) sebagai instruktur kebugaran.

Pengalaman itu membuatnya kerap vokal menyuarakan kepentingan negaranya, baik di media sosial maupun dalam forum publik internasional.

Baca Juga: QLola by BRI Catat Volume Transaksi Rp5.970 Triliun, Jumlah Pengguna Bertumbuh 41 persen

Di sisi lain, Rachel Zegler sejak lama dikenal menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Pada 2024, ia sempat menulis “Always remember, free Palestine” di akun X (Twitter).

Bahkan Time Magazine mencatat bahwa pada 2021, Zegler sudah secara terbuka menyatakan dirinya pro-Palestina.

Perbedaan pandangan inilah yang disebut-sebut memicu gesekan dalam promosi film Snow White.

Baca Juga: Ronaldo dan Georgina Siap Resmi Menikah, Pesta Megah Bakal Digelar Usai Piala Dunia 2026

Kegagalan film ini pun makin sulit dipisahkan dari konteks geopolitik yang terus memanas. Hingga kini, konflik di Gaza masih berlanjut.

Dengan kegagalan Snow White yang berimbas kerugian triliunan rupiah bagi Disney, sekaligus sorotan terhadap perbedaan pandangan politik di antara para bintangnya, film ini dipandang sebagai salah satu proyek paling kontroversial sepanjang 2025.

Bagi Gal Gadot, pengalaman ini bukan hanya soal akting, tetapi juga perjalanan karier yang tak bisa dilepaskan dari identitasnya sebagai seorang figur publik asal Israel.

Baca Juga: Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata Baru dari Qatar-Mesir, Israel Belum Beri Jawaban

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X