Netflix Ungkap Karyawan Toxic Adalah Silent Killer bagi Perusahaan, Kok Bisa?

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 11:43 WIB
Meski miliki kemampuan mumpuni tetapi karyawan toxic bisa merusak perusahaan (Unsplash )
Meski miliki kemampuan mumpuni tetapi karyawan toxic bisa merusak perusahaan (Unsplash )

INSIBERNEWS - Karyawan yang bersifat toxic sering dianggap sebagai silent killer bagi perusahaan.

Meskipun mereka mungkin memiliki keterampilan teknis yang baik, namun perilaku karyawan toxic dapat merusak kinerja tim.

Karyawan toxic juga dapat menciptakan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar masalah individu.

Baca Juga: Luhut Akan Ciptakan AI Karya Anak Bangsa yang Mirip DeepSeek untuk Efisiensi Anggaran Pemerintah

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @finfolkmoney (22/2/2025), kehadiran karyawan toksik dapat menurunkan moral tim, memperlambat pengambilan keputusan.

Serta meningkatkan turnover karyawan, yang akhirnya merugikan perusahaan dalam jangka panjang.

Pengaruh karyawan toxic pad perusahaan ini diungkapkan oleh Netflix.

Baca Juga: Menbud Fadli Zon Pastikan yang Disindir dalam Lagu Sukatani hanya Oknum Polisi

Salah satu dampak paling nyata dari karyawan toksik adalah penurunan moral tim.

Mereka seringkali membawa energi negatif, mengkritik tanpa solusi, dan berfokus pada masalah daripada pencapaian.

Sikap tersebut membuat rekan-rekan kerja merasa tertekan, kurang dihargai, dan tidak termotivasi untuk berkontribusi lebih baik.

Baca Juga: AS Hentikan Pendanaan untuk Pasukan Keamanan Palestina, Situasi di Tepi Barat Terancam?

Ketika moral tim menurun, produktivitas juga akan ikut terpengaruh, menghambat pencapaian tujuan perusahaan.

Selain itu, karyawan toksik dapat memperlambat proses pengambilan keputusan.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X