INSIBERNEWS - Karyawan yang bersifat toxic sering dianggap sebagai silent killer bagi perusahaan.
Meskipun mereka mungkin memiliki keterampilan teknis yang baik, namun perilaku karyawan toxic dapat merusak kinerja tim.
Karyawan toxic juga dapat menciptakan dampak yang jauh lebih besar daripada sekadar masalah individu.
Baca Juga: Luhut Akan Ciptakan AI Karya Anak Bangsa yang Mirip DeepSeek untuk Efisiensi Anggaran Pemerintah
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @finfolkmoney (22/2/2025), kehadiran karyawan toksik dapat menurunkan moral tim, memperlambat pengambilan keputusan.
Serta meningkatkan turnover karyawan, yang akhirnya merugikan perusahaan dalam jangka panjang.
Pengaruh karyawan toxic pad perusahaan ini diungkapkan oleh Netflix.
Baca Juga: Menbud Fadli Zon Pastikan yang Disindir dalam Lagu Sukatani hanya Oknum Polisi
Salah satu dampak paling nyata dari karyawan toksik adalah penurunan moral tim.
Mereka seringkali membawa energi negatif, mengkritik tanpa solusi, dan berfokus pada masalah daripada pencapaian.
Sikap tersebut membuat rekan-rekan kerja merasa tertekan, kurang dihargai, dan tidak termotivasi untuk berkontribusi lebih baik.
Baca Juga: AS Hentikan Pendanaan untuk Pasukan Keamanan Palestina, Situasi di Tepi Barat Terancam?
Ketika moral tim menurun, produktivitas juga akan ikut terpengaruh, menghambat pencapaian tujuan perusahaan.
Selain itu, karyawan toksik dapat memperlambat proses pengambilan keputusan.
Artikel Terkait
Sempat Viral, Rumor Munculnya Leonardo DiCaprio Dalam Squid Game 3 Dibantah Netflix!
Bikin Penasaran! Netflix Resmi Rilis Poster Squid Game 3 yang Siap Tayang Tahun 2025!
Pihak Netflix Bantah Klaim Bohong yang Sebut Squid Game 2 Cuan Rp16 Triliun
Squid Game Musim Ketiga Jadi Seri Terakhir, Netflix Ungkap Tanggal Rilis dan Ketegangan Baru yang Menanti! Apa yang Akan Terjadi Pada Seong Gi-hun?
Netflix Berkembang Pesat hingga 600 Persen Setelah Terapkan Kebijakan Pecat Karyawan Toxic