INSIBERNEWS – Kabar penting bagi calon jemaah haji Indonesia: Pemerintah Arab Saudi resmi menghentikan penerbitan visa haji non-kuota seperti visa Furoda untuk tahun ini.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak.
Ia menyampaikan bahwa keputusan ini diambil demi menertibkan pelaksanaan haji agar berjalan lebih baik dan terorganisir.
Baca Juga: Resmi! Gaji ke-13 Cair Bulan Juni 2025 untuk ASN hingga Pensiunan, Ini Komponennya
Banyak Jemaah Masih Terjebak Harapan Palsu
Meski pengumuman ini sudah disampaikan ke publik, ternyata masih banyak calon jemaah yang berharap bisa berangkat dengan visa Furoda.
Bahkan, sejumlah biro perjalanan haji khusus (PIHK) masih menunggu keajaiban—padahal puncak pelaksanaan haji tinggal menghitung hari.
Inilah yang kemudian memicu kekhawatiran akan maraknya praktik penipuan berkedok "jatah visa Furoda".
Baca Juga: Visa Furoda Ditiadakan Tahun Ini, Jemaah Haji Diminta Agar Waspada pada Modus Penipuan
Kemenag Angkat Tangan, Tapi Siap Fasilitasi Komunikasi
Menteri Agama Nasaruddin Umar turut angkat bicara soal situasi ini.
Ia menegaskan bahwa keterlambatan (atau lebih tepatnya, ketidakadaan) visa Furoda sepenuhnya berada di bawah kendali otoritas Arab Saudi, bukan Kementerian Agama.
Meski begitu, Kemenag siap membantu memfasilitasi komunikasi antara para pihak di Indonesia dan otoritas haji di Saudi.
Baca Juga: Visa Furoda Tak Kunjung Terbit, Kimberly Ryder Tunda Rencana Ibadah Haji Tahun Ini
Jangan Sampai Jadi Korban Janji Manis
Karena itu, masyarakat diimbau untuk ekstra hati-hati jika ada oknum atau biro perjalanan yang menjanjikan bisa memberangkatkan haji tahun ini lewat jalur Furoda.
Jangan mudah percaya, apalagi jika disertai permintaan uang muka yang tidak masuk akal. Ingat, visa Furoda tahun ini tidak diterbitkan sama sekali—itu fakta resmi.