“Kami percaya olahraga adalah pemersatu dan memiliki dampak global yang besar. Tujuan kami adalah memperkuat kekuatan positif ini, bukan menghalanginya,” tegas DFB.
Baca Juga: Presiden Prabowo Berhalangan Hadir di Harlah ke-100 NU, Ini Kata Ketum PBNU
Sikap DFB ini menunjukkan garis tegas pemisahan antara urusan politik dan olahraga. Di tengah berbagai tekanan global, federasi memilih pendekatan dialog dan partisipasi aktif, alih-alih menarik diri dari salah satu ajang olahraga terbesar di dunia.***