Selain itu, Garuda Muda kembali kebobolan lewat skema bola mati pada menit ke-63, Iran berhasil mencetak gol kedua mereka setelah tendangan Esmaeil Gholizadeh masuk ke pojok kiri bawah gawang Indonesia.
Dua gol Iran ke gawang Indonesia U-20 itu berawal dari sepak pojok. Ini menandakan antisipasi bola mati menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Indra Sjafri sebagai pelatih Garuda Muda.
Kelemahan ini niscaya akan dieksploitasi Uzbekistan. Kondisi tidak solid pertahanan Indonesia dalam menahan serangan bola mati akan coba dijadikan senjata mematikan.
Baca Juga: Brighton Menang Tiga Gol Lawan Chelsea Tanpa Balasan, Skor 3-0!
Jika Iran memaksimalkan sepak pojok, maka Uzbekistan mungkin lewat tendangan bebas.
Eksekusi bola mati di sepertiga lapangan semacam itu merupakan salah satu kelebihan Uzbekistan U-20.
2. Jangan Lagi ‘Telat Panas’
Kembali berkaca dalam laga kontra Iran U-20, pemain Timnas Indonesia memulai laga melawan Iran dengan lambat.
Para pemain Garuda Muda tampil menunggu untuk membaca gaya permainan lawan. Hal ini dimanfaatkan Iran untuk menekan.
Hasilnya, setelah lima menit laga berjalan gawang Indonesia kebobolan. Umpan silang dari sisi kanan pertahanan Indonesia berbuah gol karena para bek tidak begitu siap. Hal semacam ini tak boleh terulang saat melawan Uzbekistan.
Indra Sjafri kiranya bisa mengarahkan pemain langsung tampil agresif, agar lawan tidak memanfaatkan situasi untuk mencuri gol.
3. Semangat Tempur Hadapi Umpan Silang
Satu kesamaan Iran yang sudah dihadapi dengan Uzbekistan yang akan dilawan adalah umpan silang. Keduanya sama-sama aktif melepaskan umpan silang untuk membuka peluang.
Statistik AFC mencatat, Iran memiliki akurasi umpan mencapai 85,1 persen di laga kontra Indonesia.
Baca Juga: Bikin Betah di Rumah! 5 Inspirasi Outdoor Space yang Nyaman dan Menawan
Sementara Uzbekistan saat melawan Yaman, melepas 29 umpan silang dengan persentase sukses hampir 50 persen. Jumlah umpan silang sukses Uzbekistan U-20 lebih baik dari Iran U-20.
Artikel Terkait
Cristiano Ronaldo Sepakat Perpanjang Kontrak di Al Nassr, Tetap Berkiprah hingga 2026?
Manchester City Kalah di Kandang, John Stones: Saya Marah dan Frustrasi!
Liga 1 Pekan ke-23: Duel Panas Persija vs Persib, Berikut Jadwalnya!
Jelang Laga Panas Persija vs Persib di Bekasi, Ketum Suporter Viking Titip Tim Kesayangannya ke Fans The Jak Mania: Semoga Bisa Kondusif
Brighton Menang Tiga Gol Lawan Chelsea Tanpa Balasan, Skor 3-0!