Perayaan Pekan Paralimpiade Nasional 2024, Menjadi Panggung Para Atlet Disabilitas Pamerkan Bakat

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 08:00 WIB
Poster Pekan Paralimpiade Nasional 2024.  (Instagram.com/@peparnas.id)
Poster Pekan Paralimpiade Nasional 2024. (Instagram.com/@peparnas.id)

Berkaca dari perhelatan Peparnas 2024, Kemenpora mempunyai cita-cita besar pada pembangunan olahraga di Indonesia.

Baca Juga: Kapan Timnas Indonesia Lawan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia?

Salah satunya, membawa Indonesia masuk pada lima besar dunia pada Paralimpiade tahun 2044 mendatang.

Salah satunya, Kemenpora ingin membawa Indonesia masuk pada lima besar dunia pada Paralimpiade tahun 2044 mendatang.

Terbaru, prestasi dari para atlet yang berlaga di Paralimpiade 2024 telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: Pengidap Penyakit Genetik Langka Sammy Basso Meninggal Dunia, Kenali Apa Itu Progeria?

Menpora Dito memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian prestasi Indonesia di Paralimpiade 2024 Paris.

Capaian itu dinilai Dito sebagai simbol atas kemajuan dalam pembinaan atlet disabilitas di Indonesia.

Tim Merah Putih yang bertanding di ajang Paralimpiade 2024 Paris lalu berhasil membawa pulang 4 medali dengan rincian 1 emas, 8 perak, dan 5 perunggu.

Baca Juga: Korea Selatan di Ranking 2, Ini Klasemen Grup B di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

Menpora menyoroti pencapaian itu juga berkat komitmen pemerintah dalam membangun Paralympic Training Center di Karanganyar, Jawa Tengah.

"Keberadaan pusat pelatihan ini akan semakin meningkatkan prestasi para atlet paralimpik Indonesia di masa yang akan datang, memperkuat fondasi pembinaan olahraga disabilitas Tanah Air," tegasnya.

Upaya-upaya pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas juga pernah dilakukan terhadap personel Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI, yang dimulai pada tahun 1972 silam.

Baca Juga: Ratusan Gajah Dievakuasi Akibat Kota Wisata di Thailand Chiang Mai Terendam Banjir

Kala itu, Kemhan dan TNI bekerja sama dengan RS Fatmawati dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk melatih para atlet nasional khusus penyandang disabilitas.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X