Target Juara Umum, Tim Para-Badminton Indonesia Siap Gemparkan Solo

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 09:18 WIB
Ilustrasi Bulu Tangkis (Foto by Platinum Badminton)
Ilustrasi Bulu Tangkis (Foto by Platinum Badminton)

INSIBERNEWS - Tim para-bulu tangkis Indonesia menatap ajang Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 dengan ambisi besar. Turnamen bergengsi yang digelar di GOR Indoor Manahan, Solo, pada 29 Oktober hingga 2 November 2025 itu menjadi kesempatan emas bagi skuad Merah Putih untuk menunjukkan dominasi di hadapan publik sendiri.

Kejuaraan berlevel Grade 2 Level 1 ini diikuti 124 atlet dari 25 negara. Meski secara jumlah Indonesia hanya menurunkan 16 wakil, jauh lebih sedikit dibanding India yang membawa 42 atlet, namun semangat juang dan kualitas permainan diyakini akan menjadi kunci.

Baca Juga: Tim Voli Putri U-18 Indonesia Raih Perak Setelah Duel Sengit Lima Set Lawan Iran di AYG 2025

Pelatih kepala tim nasional para-bulu tangkis, Jarot Hernowo, menegaskan bahwa target utama Indonesia kali ini adalah juara umum.

“Secara tim, kami menargetkan juara umum. Kalau secara individu, karena turnamen ini berpengaruh terhadap peringkat dunia, para atlet kami akan fokus mengumpulkan poin sebanyak mungkin,” ujar Jarot dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (29/10).

Menurut Jarot, persiapan menuju ajang ini bukan hal instan. Tim sudah menjalani pemusatan latihan selama hampir satu tahun penuh. Ia menilai turnamen di Solo ini juga penting sebagai pemanasan sebelum ASEAN Para Games 2025, sekaligus batu loncatan menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.

Baca Juga: Inter Milan Gasak Fiorentina 3-0 di Giuseppe Meazza, Calhanoglu Jadi Bintang Lapangan

“Event ini jadi tolak ukur hasil latihan setahun terakhir. Kami ingin memastikan bahwa seluruh pemain berada di jalur yang tepat menuju ajang multievent besar berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto, menilai kejuaraan ini punya arti strategis bagi keberlangsungan tradisi prestasi para bulu tangkis Indonesia. Ia menegaskan, ajang ini bukan hanya tentang medali, tapi juga tentang menjaga konsistensi di level internasional.

“Indonesia punya sejarah panjang di dunia para-badminton. Gelaran ini bukan cuma soal gengsi, tapi juga langkah konkret menjaga peluang tiket menuju Paralimpiade,” ungkap Rima.

Baca Juga: PBB Kecam Serangan Udara Israel di Gaza, Sebut Banyak Anak Jadi Korban

Dengan dukungan penuh dari publik Solo dan atmosfer kompetisi kelas dunia, para atlet Indonesia diharapkan bisa tampil maksimal. Semua mata tertuju pada GOR Manahan, di mana bendera Merah Putih kembali diharapkan berkibar di podium tertinggi.***

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X