Afrika Selatan Disanksi FIFA, Kemenangan Dibatalkan karena Teboho Mokoena Turun Saat Skorsing

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 30 September 2025 | 21:05 WIB
Logo FIFA di Zurich Swiss.  (Foto : Getty Images)
Logo FIFA di Zurich Swiss. (Foto : Getty Images)

INSIBERNEWS - Komite Disiplin FIFA resmi menjatuhkan hukuman kepada Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) setelah terbukti menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika. Pemain yang dimaksud adalah gelandang Teboho Mokoena, yang seharusnya menjalani sanksi larangan bermain.

Mokoena diketahui tampil membela timnas Afrika Selatan saat melawan Lesotho pada 21 Maret 2025.

Padahal, ia sedang dalam masa skorsing satu laga akibat akumulasi dua kartu kuning dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. Kehadirannya di lapangan membuat kemenangan Bafana Bafana harus dianulir.

Baca Juga: Penasaran! Kenapa Obat Rasanya Pahit? Ternyata Ini Alasannya

Dalam pertandingan tersebut, Afrika Selatan sebenarnya meraih hasil positif dengan skor 2-0. Namun, FIFA memutuskan untuk membatalkan hasil itu dan memberikan kemenangan 3-0 kepada Lesotho. Keputusan ini diambil karena pelanggaran jelas terhadap regulasi yang berlaku.

FIFA dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa tindakan SAFA melanggar Pasal 19 Kode Disiplin FIFA serta Pasal 14 Regulasi Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Peraturan ini berlaku untuk semua federasi tanpa terkecuali. Pengabaian terhadap skorsing pemain adalah bentuk kelalaian yang tidak bisa ditoleransi,” demikian bunyi keterangan FIFA.

Baca Juga: Ilham Habibie Kembalikan Rp1,3 Miliar ke KPK Terkait Dugaan Kasus Korupsi Bank BJB

Selain kehilangan tiga poin krusial, SAFA juga diwajibkan membayar denda sebesar CHF 10.000 atau sekitar Rp180 juta. Hukuman ini menjadi tamparan keras bagi federasi sepak bola Afrika Selatan yang selama ini cukup konsisten tampil baik di ajang kualifikasi.

Sementara itu, Teboho Mokoena sendiri mendapatkan peringatan keras dari FIFA. Meski tidak menerima tambahan hukuman larangan bermain, nama Mokoena kini menjadi sorotan publik karena kelalaiannya telah merugikan negaranya di level internasional.

Baca Juga: Bendera Setengah Tiang Berkibar di Istana, Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Dampak dari keputusan ini sangat terasa di klasemen Grup C zona Afrika. Afrika Selatan yang sebelumnya nyaman di puncak klasemen dengan 17 poin kini harus turun menjadi runner up dengan 14 poin, sama dengan Benin. Namun, Benin berhak naik ke posisi pertama karena unggul selisih gol.

Situasi ini membuat perjuangan Afrika Selatan untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 semakin berat. Mereka harus memenangkan sisa laga kualifikasi sambil berharap pesaing utamanya, Benin, tergelincir di pertandingan mendatang.

Baca Juga: BUMN Asuransi dan Reasuransi Bakal Dikonsolidasikan Jadi Tiga Perusahaan Utama

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X