news

Pemerintah Targetkan 5.000 Kepala SPPG untuk Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis di 2025

Selasa, 7 Januari 2025 | 11:51 WIB
Ilustrasi Program MBG (Foto : Dok/Pemprov DKI)

INSIBERNEWS - Pemerintah Indonesia melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan untuk menyiapkan 5.000 kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang akan memimpin operasional dapur makan bergizi gratis (MBG) di seluruh Indonesia pada pertengahan 2025.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menjelaskan bahwa saat ini BGN telah menyelesaikan pelatihan bagi sekitar 1.000 kepala SPPG yang sudah siap ditempatkan di berbagai dapur umum yang sudah memadai.

Baca Juga: Kapolda Banten Tegaskan Kapolsek Cinangka Disanksi Berat Terkait Kasus Penembakan Bos Rental

Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa para kepala SPPG ini telah menjalani pendidikan dan pembekalan di Universitas Pertahanan (Unhan) untuk memastikan mereka memiliki pengetahuan yang cukup dalam mengelola dapur dan memberikan makanan bergizi.

"Penempatan kepala SPPG ini akan disesuaikan dengan kesiapan dapur. Ada dapur-dapur yang sudah siap, sehingga kepala SPPG akan langsung ditempatkan di sana," ungkapnya.

Baca Juga: Kim Jong Un Larang Warganya Makan Hotdog, Simbol Penolakan Budaya Barat di Korea Utara

Dengan begitu, para kepala dapur ini akan bertanggung jawab atas kelancaran operasional dan distribusi makanan sehat bagi masyarakat.

Dapur MBG ini, yang menjadi bagian dari program prioritas pemerintah, tidak hanya bertugas menyediakan makanan bergizi, tetapi juga harus mematuhi standar gizi yang telah ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak sekolah dan ibu hamil.

Baca Juga: Waketum PAN Minta Publik Jangan Berpolemik Soal Pemecatan Shin Tae Yong

Setiap kepala dapur SPPG akan bekerja sama dengan ahli gizi dan akuntan untuk memastikan bahwa makanan yang disalurkan benar-benar sehat, bergizi, dan aman.

Mulai hari ini, Senin (6/1), program makan bergizi gratis telah dimulai di 26 provinsi di Indonesia. Sekitar 190 dapur MBG yang beroperasi akan menyediakan makanan sehat bagi anak-anak sekolah dan ibu hamil.

Baca Juga: Nepal Diguncang Gempa Dahsyat 7,1 Magnitudo, Getaran Terasa Hingga India

Pemerintah berharap, program ini dapat menciptakan pola makan sehat di kalangan generasi muda dan ibu hamil, sehingga dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara keseluruhan.

Baca Juga: Mayat Bocah di Tambun Selatan Ditemukan Terbungkus Sarung, Polisi Dalami Kasus

Halaman:

Tags

Terkini