INSIBERNEWS - Heboh dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah polisi kepada seorang mahasiswa di Sulawesi Barat.
Aksi pengeroyokan ini terjadi membuat geram masyarakat karena polisi yang seharusnya mengayomi malah justru diduga melakukan pengeroyokan.
Kasus dugaan pengeroyokan ini kemudian menambah deretan panjang kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi.
Baca Juga: Dinilai Membahayakan Penumpang KRL, KAI Berencana Tutup Stasiun Karet
Viralnya kasus ini membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai bagaimana kronologi yang sebenarnya.
Maka dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai kronologi dugaan pengeroyokan yang dilakukan polisi kepada mahasiswa.
Masyarakat menilai polisi seharusnya berfungsi untuk melindungi dan menjaga ketertiban.
Baca Juga: Cara Satset Desain Kamar Tidur Minimalis Modern, Sentuhan Mewah dan Nuansa Estetik
Kejadian ini memicu sejumlah pihak mendesak agar pihak berwenang melakukan penyelidikan yang transparan terhadap kasus ini.
Serta memberi sanksi tegas kepada oknum polisi yang terlibat agar kejadian seperti ini tidak lagi terulang.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (5/1/2025), Pada 1 Januari 2025, terdapat seorang anggota polisi yang berkunjung ke asrama putri pada malam hari.
Baca Juga: Alami Gagal Ginjal Kronis, Pengacara Alvin Lim Tutup Usia
Karena polisi tersebut berkunjung pada malam hari, maka seorang Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra menegurnya.
Namun diduga tidak terima, polisi tersebut merasa kesal dan terlibat cekcok hingga akhirnya terjadi perkelahian.