news

Waspada! Demam Babi Afrika di Indonesia, Apakah Menular ke Manusia?

Kamis, 19 Desember 2024 | 12:26 WIB
Ramai Demam Babi Afrika di Indonesia, Apakah Menular ke Manusia? (Istimewa )

INSIBERNEWS - Penyebaran wabah penyakit demam babi Afrika (African Swine Fever/ASF) tengah ramai menghebohkan masyarakat Indonesia, khususnya para peternak babi.

Disebabkan oleh virus dari genus Asfivirus dan keluarga Asfarviridae, ASF ini merupakan penyakit menular dan mematikan yang menyerang babi.

Dapat menyebar dengan cepat, virus ini bisa membuat babi sakit dengan tingkat kematian 100 persen.

Baca Juga: Bruk! Angin Kencang Terjang Panggung Peresmian Rumah Susun Rancaekek, Videotron Jatuh Hampir Menimpa Pejabat

Pada Januari 2024 di wilayah Indonesia tepatnya Papua Tengah, telah tercatat ada sebanyak 6.273 ekor babi yang mati akibat ASF.

Diketahui hingga saat ini, masih belum ditemukannya vaksin dan obat untuk demam babi Afrika.

Merupakan wabah penyakit yang mengkhawatirkan, apakah ASF dapat menular ke manusia?

Meski memiliki tingkat kematian hingga 100 persen pada babi, Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M. Panggabean mengatakan, bahwa virus ASF tidak menular kepada manusia.

Baca Juga: Harga Pangan di Jakarta Naik Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Siapkan Langkah Antisipasi

“ASF ini khusus menyerang ternak babi dan tidak bersifat zoonosis, sehingga tidak akan menular ke manusia," jelasnya.

Tak dapat dipungkiri,  wabah penyakit demam babi Afrika ini memberikan dampak ekonomi sangat besar karena penyebarannya yang cepat.

Babi ternak yang sakit dan mati akibat ASF tentunya menyebabkan kerugian bagi para peternak.

Tags

Terkini