news

Mengerikan! 2 Bocah Tewas Dianiaya di Deli Serdang, Pelaku Menyerahkan Diri Usai Aksi Penikaman!

Selasa, 10 Desember 2024 | 16:12 WIB
Kapolsek Medan Tembung Kompol Jhonson Sitompul menuturkan pelaku penikam bocah menyerahkan diri usai kejadian dengan bersepeda (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Peristiwa mengerikan terjadi di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Senin (9/12/2024), ketika seorang pelaku penikaman brutal menghabisi dua nyawa bocah yang masih sangat belia.

Dua korban yang masing-masing berusia 2 dan 4 tahun meninggal dunia akibat luka tusukan, sementara satu korban berusia 7 tahun masih bertahan dalam kondisi kritis. Kejadian ini mengguncang warga sekitar dan meninggalkan tanda tanya besar mengenai motif pelaku.

Pelaku Menyerahkan Diri dengan Sepeda

Pelaku yang belum diumumkan identitasnya ini, usai melakukan aksinya, mengendarai sepeda dan menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson Sitompul, menceritakan kronologi penyerahan diri pelaku yang cukup mengejutkan. "Pelaku datang mengendarai sepeda dayung dan menyerahkan diri di Kantor Pos Lantas Simpang Aksara kawasan Pancing," kata Jhonson.

Penyerahan diri yang tidak biasa ini terjadi setelah pelaku melukai tiga bocah yang tidak berdaya, menambah ketegangan yang ada.

Pihak kepolisian yang menerima laporan mengenai pelaku langsung menuju lokasi. "Saya segera datang untuk mengecek, dan memang benar pelaku ada di sana," tambah Jhonson.

Setelah dilakukan interogasi singkat, pelaku mengaku bahwa ia telah menikam ketiga korban menggunakan sebilah pisau. "Dia mengakui perbuatannya dan menunjukkan bahwa pisau yang digunakan untuk menikam korban dibuang tak jauh dari tempat kejadian," jelas Kapolsek.

 Baca Juga: Politik Korea Selatan Memanas, Aktor 'Squid Game' Tetap Optimis Kita Bisa Mengatasi Konflik Demi Masa Depan

Polisi Pastikan Pelaku Tidak Mengalami Gangguan Jiwa

Sempat beredar spekulasi bahwa pelaku mungkin menderita gangguan jiwa, namun pihak kepolisian membantah isu tersebut.

"Dari hasil interogasi, pelaku tampak normal dan bisa menjawab semua pertanyaan dengan jelas. Tidak ada tanda-tanda gangguan jiwa," kata Jhonson, menegaskan bahwa pelaku bertindak dengan kesadaran penuh. Polisi pun langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti pisau yang digunakan dalam penyerangan tersebut.

Kasus Diserahkan ke Polrestabes Medan

Karena korban adalah anak-anak, kasus ini kemudian diserahkan kepada Satreskrim Polrestabes Medan, dengan penanganan oleh unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA).

Halaman:

Tags

Terkini