INSIBERNEWS - Seorang pejabat senior Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan bahwa negara tersebut tidak akan memberikan dukungan finansial untuk proyek bantuan kemanusiaan di Gaza yang digagas oleh Israel.
Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas laporan media yang mengklaim bahwa UEA mungkin akan menjadi donor untuk pusat percontohan yang direncanakan di Gaza, yang akan dibangun setelah wilayah tersebut "dibersihkan" dari pengaruh Hamas.
Baca Juga: Kisi-kisi SKB CPNS 2024 untuk Formasi Penyuluh Narkoba Ahli Pertama: Ada Pengetahuan Umum dan Khusus
Dalam wawancara dengan CNN Arabic, pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya itu menegaskan bahwa laporan tersebut tidak berdasar dan dengan tegas membantah bahwa UEA akan mendanai proyek Israel di Gaza.
“Kami menolak tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa UEA tidak akan mendukung proyek semacam itu,” kata pejabat tersebut, menambahkan bahwa negara mereka memiliki komitmen kuat terhadap perjuangan Palestina.
Baca Juga: 572 TPS di Jakarta Berpotensi Terkena Banjir, KPU Siapkan Langkah Antisipasi
Lebih lanjut, pejabat Emirat tersebut menyatakan bahwa UEA tidak akan terlibat dalam upaya pembangunan kembali Gaza setelah konflik berakhir, kecuali Israel menunjukkan komitmen yang jelas untuk mendirikan negara Palestina yang merdeka.
Menurutnya, stabilitas di kawasan Timur Tengah hanya bisa tercapai jika solusi dua negara diterima dan Palestina diberi hak untuk menentukan nasibnya sendiri.
Baca Juga: Kapolsek Cibatu Ikuti Apel Gabungan Persiapan Pemilu 2024
Pernyataan ini juga menanggapi laporan yang dimuat oleh situs berita Axios yang menyebutkan bahwa Israel tengah merencanakan proyek pusat bantuan kemanusiaan di Gaza dengan bantuan negara-negara donor.
Israel, menurut laporan itu, disebut-sebut sedang mencari dukungan finansial dari berbagai negara, termasuk UEA, untuk mendanai proyek tersebut.
Baca Juga: Ratusan Polisi Polres Purwakarta Dikerahkan Untuk Amankan 1,462 TPS di Kabupaten Purwakarta
Namun, bagi UEA, kebijakan ini tidak akan diterima jika tidak ada perubahan signifikan dalam posisi Israel terkait Palestina.
Pejabat tersebut mengingatkan bahwa meskipun UEA telah mengambil langkah-langkah diplomatik untuk menjalin hubungan dengan Israel, negara tersebut tetap berpegang pada prinsip dasar dalam mendukung hak-hak Palestina dan pencapaian solusi yang adil dan permanen.