INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang paripurna perdana Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (23/10/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memberikan arahan kepada para menterinya, menekankan pentingnya efisiensi kerja dan pengawasan yang ketat terhadap alokasi APBN.
Menyadari bahwa kabinetnya terdiri dari 48 kementerian, yang termasuk besar,
Prabowo menegaskan bahwa struktur tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk kurang efektif dalam bekerja.
"Kita harus bekerja dengan efisien, mengoptimalkan setiap fungsi kementerian, serta mengawasi secara cermat penggunaan anggaran negara," tegasnya.
Baca Juga: Sidang Cerai Perdana Baim Wong dan Paula Verhoeven: Perebutan Hak Asuh Anak Jadi Fokus Utama
Dalam arahan lebih lanjut, Prabowo juga membahas beberapa poin penting, seperti pengenalan fungsi lembaga baru yang dibentuk oleh pemerintahannya.
Beberapa proyek prioritas, baik dalam bidang infrastruktur maupun kebijakan publik, juga menjadi sorotan dalam sidang tersebut.
Presiden menekankan pentingnya kerja sama antar kementerian untuk memastikan keberhasilan proyek-proyek tersebut sesuai target.
Sidang paripurna ini dihadiri oleh 48 menteri dan 12 pejabat setingkat menteri, yang semuanya diharapkan mampu menjawab tantangan pemerintah dengan kinerja yang optimal.
Sebagai penutup, Prabowo mengingatkan seluruh anggota kabinetnya bahwa setiap langkah ke depan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,
mengingat ekspektasi masyarakat yang tinggi terhadap pemerintahan baru ini.