INSIBERNEWS - Pada Jumat, (7/10/2024), Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan Istana Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).
Momen bersejarah ini menandai langkah signifikan dalam pembangunan IKN sebagai wajah baru pemerintahan Indonesia.
Baca Juga: Pasangan di India Menipu Para Lansia dengan Mesin Waktu yang Membuat Awet Muda
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan,
“Karena Istana Garuda masih dalam tahap finishing yang diperkirakan memakan waktu satu bulan lagi, hari ini kami meresmikan Istana Negara terlebih dahulu. Sementara itu, Istana Garuda akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di kemudian hari.”
Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk segera menyelesaikan pembangunan infrastruktur penting di IKN.
Baca Juga: 14 Oktober Diperingati Sebagai I Love You Day, Ketahui Awal Mulanya Disini!
Diana Kusumastuti, Direktur Jenderal Cipta Karya, menjelaskan bahwa proses pembangunan Istana Negara dan Istana Garuda dimulai dari tahap pengembangan desain, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan.
Menurutnya, seluruh proses ini adalah hasil karya para insinyur dan arsitek lokal, mencerminkan potensi dan kreativitas anak bangsa.
Baca Juga: Apakah Benar Wanita yang Sedang Mentruasi Tidak Boleh Keramas?
“Istana Negara dan Istana Garuda adalah simbol kemajuan dan kemandirian Indonesia. Ini adalah satu-satunya istana di negara kita yang bukan merupakan warisan kolonial Belanda,” ujar Diana dengan penuh semangat.
Hal ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur modern juga bisa dilakukan oleh putra-putri bangsa sendiri.
Baca Juga: Gaya Dekorasi Teras Rumah Jadi Ruang Tamu, Rahasia Bikin Rumah Terlihat Lebih Luas dan Elegan!
Dengan peresmian ini, diharapkan Istana Negara dapat menjadi pusat pemerintahan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mencerminkan identitas dan budaya Indonesia.