news

Seorang Karyawan Dipecat Gegara Menolak Belikan Sarapan Untuk Atasan

Kamis, 3 Oktober 2024 | 08:15 WIB
Ilustrasi dipecat (Istimewa )

INSIBERNEWS - Seorang karyawan di China dipecat usai menolak untuk membelikan sang atasan sarapan.

Hal ini terjadi pada seorang karyawan baru di sebuah institusi pendidikan yang berlokasi di Shanghai. Kepada media, perempuan tersebut bercerita bahwa atasannya meminta ia untuk menyediakan hot americano dan sebutir telur setiap pagi.

Perempuan tersebut juga dituntut untuk selalu menyiapkan sebotol air mineral yang siap atasannya minum tiap pagi. Mendengar cerita sang karyawan, sontak hal ini memicu kemarahan para warganet di China.

Baca Juga: Resep Combro Singkong Enak, Gurih, Camilan Praktis dan Menguntungkan untuk Dijual!

Sering disuruh untuk menyiapkan sarapan yang tentu bukanlah tugasnya, perempuan tersebut jelas menolak.

Menurutnya, permintaan tersebut terlalu mengada-ada. “Saya tidak dipekerjakan untuk ini,” katanya.

Ia membawa permasalahan tersebut ke dalam group chat kantor, tetapi ia malah mendapat teguran dari HR. Tak lama, ia pun dipecat.

Baca Juga: Kenapa Honda BeAT Jadi Motor Favorit Maling Motor? Ini Alasannya

Menurut perempuan tersebut, HR juga menjelaskan, ia dipecat karena ‘tidak mau menjalankan perintah atasan terkait sarapan.’ Diketahui, ia juga tidak menerima kompensasi apapun.

Hal ini memantik kemarahan warganet. Mereka beramai-ramai melontarkan kritik terhadap perusahaan tersebut.

Usai menuai kritik, perusahaan tersebut akhirnya kembali mempekerjakan perempuan tersebut. Diketahui, atasannya kini telah dipecat.

Baca Juga: Cara Mengelola Pengeluaran dengan Bijak untuk Mencapai Kebebasan Finansial: Edisi Investasi untuk Financial Freedom

Namun, masih belum jelas apakah perempuan tersebut juga menerima kompensasi atas perlakuan tidak adil yang ia terima.

Di China, bullying di tempat kerja menjadi masalah besar. Berdasarkan survey yang dilakukan pada 2020, sebanyak 64% responden mengaku mereka mendapatkan bullying di tempat kerja.

Halaman:

Tags

Terkini