news

Kasus Intimidasi di MTs Islamiyah Ketapang: Tindakan Kepala Sekolah yang Mencoreng Pendidikan

Sabtu, 21 September 2024 | 23:54 WIB
Tindakan Kepala Sekolah yang Mencoreng Pendidikan (foto: Istimewa)

 

INSIBERNEWS - Belakangan ini, sebuah insiden di MTs Islamiyah Ketapang, Lampung Selatan, menarik perhatian publik setelah dilaporkan adanya perlakuan kasar dan intimidasi yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah, Supriyanto, terhadap siswanya.

Kejadian ini menciptakan suasana ketegangan di sekolah, dengan beberapa siswi terlihat menangis histeris akibat nada tinggi dan ancaman verbal yang dilontarkan.

 Baca Juga: Keamanan Data di Bank Digital: Tips Melindungi Informasi Pribadi dan Finansialmu

Insiden ini berakar dari konflik antara Supriyanto dan seorang guru, Nanda, yang melarang siswa-siswinya untuk berbelanja di warung milik istri kepala sekolah.

Merasa terprovokasi, Supriyanto langsung memanggil siswa untuk mencari tahu siapa yang menyampaikan informasi tersebut dan mengekspresikan kemarahannya dengan cara yang sangat mengintimidasi.

 Baca Juga: Tren Bank Digital di Indonesia: Apakah Masa Depan Perbankan Sudah Berubah?

Dalam rekaman video yang beredar, Supriyanto tampak menekan siswa kelas 8C untuk mengungkapkan siapa yang telah berbicara kepada mereka tentang larangan berbelanja.

Ucapannya yang kasar dan nada tinggi membuat banyak siswa merasa ketakutan, sehingga beberapa di antaranya tidak dapat menahan air mata.

"Coba sebutkan siapa yang ngomong. Dilarang artinya, kalau nggak nyaman, nggak usah belanja di situ kan?"

teriak Supriyanto dengan nada marah.

 Baca Juga: Cara Mengoptimalkan Pengelolaan Keuangan Menggunakan Bank Digital

Menanggapi peristiwa tersebut, Supriyanto mengakui kesalahannya dan mengungkapkan penyesalan.

Ia menyatakan siap menerima konsekuensi dari tindakan yang dianggap tidak pantas tersebut.

Dalam pernyataannya, Supriyanto menegaskan,

Halaman:

Tags

Terkini