“Kami ditata, bukan hanya ditata rumahnya, bukan hanya ditata kebunnya tetapi peradabannya, manusianya itu ditata pula,” ujar M. Furqon.
Warga Kampung Bayam merasa bangga memiliki pemimpin seperti Anies Baswedan dan menilai bahwa Anies merupakan pemimpin yang tidak hanya modal janji saja.
Baca Juga: Dapat Ekspektasi Tinggi, Lagu Debut MEOVV Tuai Review Kurang Baik
Bahkan ketika mengetahui Anies Baswedan gagal maju Pilkada Jakarta, Warga Kampung Bayam merasa sakit hati.
Selain itu Warga Kampung Bayam juga bertanya-tanya kenapa pemerintah seolah menghalangi Anies untuk maju Pilkada.
“Bukan Pak Anies yang sakit hati yang sakit batin tapi rakyat. Kami Kampung Bayam yang sakit hati. Kok pemerintah begini?” Ucap M. Furqon.***