INSIBERNEWS – Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, pihaknya membenarkan adanya guru meninggal setelah bermain bulu tangkis.
Kabar duka tersebut, menyelimuti dunia pendidikan di Wonogiri. pada Senin, (120/8/2024) malam.
Diketahui guru tersebut berinisial S (59) warga Sambitileng Kelurahan Purwantoro Wonogiri meninggal dunia usai bermain bulu tangkis.
Baca Juga: Bukan Hanya Idol Kpop, SM Entertaiment Akan Mulai Debutkan Penyanyi Trot!
Menurut Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengungkapkan, setelah mendapatkan keterangan dari beberapa saksi, bahwa sekitar pukul 19.00 Wib korban beristirahat di pinggir lapangan setelah bermain bulu tangkis namun beberapa temannya melihat korban tampak tidak sadarkan diri.
Kemudian dibawa ke Puskesmas Purwantoro untuk dilakukan pemeriksaan, namun naas korban sudah meninggal dunia.
“Ketika dicek, sudah dalam keadaan meninggal,” tutur Anom.
Dari hasil pemeriksaan sementara, berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi di lapangan, tidak ditemukan adanya indikasi tindak kekerasan, diduga meninggal disebabkan sakit.
“Diduga penyebab kematian korban ini karena kelelahan dan mengalami serangan jantung. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan sudah menganggap kejadian ini sebagai musibah dan takdir." jelas Anom.
Anom menilai, pihak keluarga sudah mengangap bahwa kejadian tersebut merupakan takdir, dan jenazah korban diserahkan dan dibawa untuk persiapan pemakaman.
Baca Juga: Taktik Licik Penguasa Kembali Diluncurkan pada Pilkada 2024, Apa Itu?
"Jadi atas hal tersebut jenazah korban langsung kita serahkan kepada pihak keluarga korban untuk dimakamkan,” tutur Anom