INSIBERNEWS - Viral seorang wanita asal Medan bernama Ella Nanda Sari Hasibuan (30) tewas setelah sedot lemak di salah satu klinik di Depok, Jawa Barat.
Kuasa hukum WSJ Clinic, Rikardo Siahaan menjelaskan kronologi Ella menjalani sedot lemak hingga meninggal dunia.
"Jadi kalau kronologisnya itu awalnya Ella ini pesan dulu, harus ada janjian dulu. Terus janjian pada tanggal 22 Juli hari Senin kalau nggak salah. Beliau sampai di klinik sekitar jam 11.00 WIB, menunggu dulu diperiksa dulu sesuai dengan prosedur yang ada," kata Rikardo kepada wartawan, Senin (29/7).
Baca Juga: Mengenal Virus Orpouche yang Mirip DBD, Ini Dampak dan Penularannya!
Rikardo mengungkap Ella melanjutkan proses administrasi pukul 12.30 WIB. Kemudian Ella mulai menjalani tindakan sedot lemak di bagian lengan kanan dan lengan kiri.
Dia menyebut Ella pingsan dan kejang-kejang saat sedot lemak dilakukan. Dokter pun mencoba memasang infus ke Ella.
"Awalnya itu pas diambil tindakan ya masih normal-normal saja ya, kebetulan dia itu sedot lemak di lengan kanan dan kiri gitu," jelasnya.
"Pas pengambilan sedot lemak ini tiba-tiba itu Ibu Ella pingsan terus kejang ada kejang habis itu dari dokternya langsung inisiasi untuk infus. Pas mau diinfus itu dicari nadinya tiba-tiba pembuluh darahnya pecah mau diinfus yang kedua tidak bisa juga," tambahnya.
Menurutnya, pihak klinik merujuk korban ke rumah sakit di Jalan Margonda Raya, Depok. Saat di RS, korban sudah meninggal dunia.
"Kejadian seperti itu, langsung dirujuk ke RS yang ada di Margonda dalam posisi Ibu Ella masih ada. Setelah dirujuk ke RS itu sesampai di RS kalau nggak salah pas diperiksa matanya, Ibu Ella sudah tidak ada," ucapnya.
Rikardo mengaku tidak mengetahui penyebab korban kejang-kejang saat proses sedot lemak. Dia mengatakan hal tersebut hanya bisa diterangkan oleh tim medis.