news

Kepala Rutan Depok Bicara soal Video Viral Dugaan Narkoba, 2 Petugas Diperiksa

Senin, 5 Oktober 2026 | 15:03 WIB
Kepala Rutan Depok Bicara soal Video Viral Dugaan Narkoba, 2 Petugas Diperiksa (Istimewa)

INSIBERNEWS – Menyoroti video yang viral, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, Ario Galih Maduseno, akui adanya dugaan penyalahgunaan narkotika dan direkam di dalam lingkungan Rutan Depok.

Video tersebut kemudian menjadi perhatian dan memicu pemeriksaan internal lantaran menampilkan dugaan aktivitas yang berkaitan dengan narkotika serta keberadaan barang yang seharusnya tidak berada di dalam rutan.

Ario mengatakan, pihaknya langsung melakukan investigasi awal setelah video tersebut beredar. Hasil pemeriksaan memastikan lokasi dalam rekaman merupakan salah satu kamar hunian warga binaan di Rutan Kelas I Depok.

Baca Juga: Heboh Video Dugaan Warga Binaan Pesta Pakai Sabu di Rutan Depok, Ini Kata Petugas

“Ya, setelah kami investigasi, apa yang beredar di video tersebut memang berada di Rutan Depok,” ujar Ario.

Kamar yang menjadi lokasi perekaman diketahui dihuni sekitar 22 warga binaan.

Namun, dari jumlah tersebut, pihak rutan kini mendalami dugaan keterlibatan sekitar tiga hingga empat orang yang diduga berkaitan dengan aktivitas dalam video.

Pemeriksaan tidak hanya menyasar warga binaan. Dua petugas Rutan Depok juga turut diperiksa karena diduga memiliki keterkaitan dengan pelanggaran yang terjadi.

Baca Juga: TRAGIS! Satu Keluarga di Lampung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh Pakai Linggis

Kedua petugas tersebut diketahui berasal dari unsur satuan pengamanan serta staf bimbingan kerja.

Ario mengungkapkan, terdapat indikasi dugaan petugas membantu atau memfasilitasi terjadinya pelanggaran. Atas temuan tersebut, pihak Rutan Depok telah berkoordinasi dan melaporkannya kepada kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

“Langkah-langkah penanganan sudah secara tepat kami lakukan. Termasuk langkah pelaporan ke pihak kepolisian terkait dugaan adanya petugas membantu memfasilitasi pelanggaran seperti yang dilaporkan atau yang ramai beredar,” kata Ario.

Baca Juga: Tergiur Janji Manis Rp10 Juta, Empat ABK KM Maulana 23 Berakhir Disiksa dan Ditelantarkan

Ditjenpas Jawa Barat Ikut Investigasi

Kasus video viral tersebut juga mendapat perhatian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat.

Halaman:

Tags

Terkini