INSIBERNEWS – Penemuan mayat laki-laki yang mengambang di perairan Muara Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, pada Sabtu (12/9/2026) sore sempat dikaitkan dengan hilangnya rombongan jurnalis yang tengah melakukan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK).
Namun, kepolisian memastikan jenazah tersebut bukan bagian dari rombongan speed boat yang mengalami lost contact di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.
Kabid Humas Polda Banten, Maruli, mengatakan identitas korban berhasil diketahui setelah pihak keluarga datang ke RS Bhayangkara dan memberikan keterangan kepada kepolisian.
Baca Juga: Diduga Anak Angkat Ruben Onsu, Polisi Benarkan Laporan Kekerasan Seksual Artis Inisial BP
“Berdasarkan hasil identifikasi dan keterangan dari pihak keluarga, yang bersangkutan dipastikan bukan merupakan penumpang maupun bagian dari rombongan speed boat yang mengalami lost contact di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau,” kata Maruli, Minggu (13/9/2026).
Korban diketahui bernama Eman, seorang pria berusia sekitar 25 tahun. Berdasarkan data domisili, Eman merupakan warga Kampung Pabean, Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Menurut Maruli, kepastian identitas korban diperoleh setelah keluarga mendatangi RS Bhayangkara. Mereka kemudian memberikan keterangan sekaligus memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan anggota keluarga mereka.
Baca Juga: Imbas Kebakaran Meluas, Seluruh Akses Gunung Bromo Ditutup, Tiket Wisatawan Bisa Direfund
“Pihak keluarga telah datang dan memberikan keterangan serta memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarga mereka,” ujarnya.
Dengan teridentifikasinya korban, polisi menegaskan bahwa penemuan mayat di Muara Terate tidak berkaitan dengan rombongan speed boat yang hingga kini masih dalam pencarian.
Maruli pun meminta masyarakat maupun awak media tidak terburu-buru mengaitkan setiap penemuan jenazah di wilayah perairan Banten dengan rombongan jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau.
“Sehingga dapat dipastikan bahwa yang bersangkutan bukan bagian dari rombongan speed boat yang masih dalam proses pencarian,” jelasnya.
Sementara itu, operasi pencarian terhadap rombongan speed boat yang mengalami lost contact di perairan sekitar GAK masih terus dilakukan.