news

Pulau Sebesi Jadi Titik Terakhir, Komdigi Temukan Sinyal 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB
Pulau Sebesi Jadi Titik Terakhir, Komdigi Temukan Sinyal 8 Orang Hilang di Selat Sunda (Istimewa)

INSIBERNEWS – Berbagai cara dilakukan sebagai upaya pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini turut membantu operasi dengan melacak sinyal telepon seluler.

Terbaru, Komdigi telah berkoordinasi dengan sejumlah operator seluler untuk mendeteksi keberadaan sinyal di sekitar kawasan Selat Sunda, khususnya wilayah yang masuk dalam area pencarian.

"Kita sudah berkoordinasi dengan tiga operator seluler untuk mendeteksi BTS yang ada di seputaran Selat Sunda, baik yang ada di wilayah Banten maupun Lampung," ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria saat berada di Posko SAR di Dermaga Pantai Marina, Pandeglang, Banten, Sabtu (12/9/2026).

Baca Juga: Demo BBM Langka di Makassar Memanas, Massa Desak Bos Pertamina Sulawesi Mundur

Selain melibatkan operator telekomunikasi, Komdigi juga melakukan pemantauan melalui Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio.

Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya sinyal yang masih tertangkap dari kawasan yang menjadi fokus operasi pencarian.

Dari hasil data telekomunikasi yang diterima, Pulau Sebesi disebut menjadi titik terakhir terdeteksinya kontak dari delapan orang yang hilang tersebut.

Baca Juga: Miris! Jutaan Data Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Sebut Mayoritas Ulah Suami dan Anak

Dikatakannya informasi mengenai titik terakhir sinyal itu telah diteruskan kepada Tim SAR Gabungan dan menjadi salah satu data penting dalam menentukan arah pencarian.

"Kontak terakhir di Pulau Sebesi, sinyal dipancarkan terdeteksi di pulau itu dan sudah disampaikan Tim SAR. Data itu menjadi data penting," katanya.

Memasuki hari kelima pencarian, Tim SAR Gabungan terus memperluas area operasi di perairan Selat Sunda untuk menemukan delapan orang yang hilang kontak bersama kapal yang mereka tumpangi.

Sebanyak 14 kapal dan satu helikopter dikerahkan untuk menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi atau jalur yang kemungkinan dilalui kapal tersebut.

Baca Juga: Terungkap! Dua Terduga Pelaku Penembakan 3 ASN NTT di Papua, Ponsel Korban Dipakai Video Call

Penentuan titik pencarian dilakukan berdasarkan pengolahan berbagai data yang dikumpulkan oleh Tim SAR Gabungan, termasuk informasi sinyal telekomunikasi yang diperoleh Komdigi.

Halaman:

Tags

Terkini