news

Petugas SDA Temukan Potongan Kaki di Sungai Limo, Titik Terang Kasus Mutilasi Depok?

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:35 WIB
Ilustrasi Jenazah (foto: Istimewa)
INSIBERNEWS - Aktivitas pembersihan rutin di kawasan aliran Sungai Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, berujung pada temuan yang menggegerkan warga pada Rabu (19/8/2026).
 
Dua orang petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) setempat tanpa sengaja menemukan sebuah benda mencurigakan yang diyakini kuat sebagai serpihan tubuh manusia berupa potongan kaki.
 
Penemuan mengejutkan ini seketika dilaporkan ke pihak berwajib dan langsung ditangani oleh tim gabungan beserta Unit Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya guna dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
 
Baca Juga: Asap Karhutla Selimuti Banjarbaru Kalsel, BMKG Sebut Kualitas Udara Berbahaya

"Petugas SDA sedang pembersihan di sungai, kemudian ditemukan ada potongan tubuh bagian diduga kaki. Dari petugas tersebut langsung melaporkan kepada pihak kepolisian," urai Ketua Tim Khusus (Katimsus) 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, membenarkan informasi yang memicu respons cepat aparat tersebut.

Guna memastikan kebenaran medis dan menjaga keutuhan alat bukti, aparat kepolisian yang terjun ke lokasi langsung mengevakuasi potongan tubuh itu dari derasnya aliran air.
 
Serpihan yang diduga kaki tersebut lantas dibawa menuju fasilitas forensik lantaran jalur aliran Sungai Limo rupanya terhubung langsung dengan sistem perairan Kali Licin, sebuah fakta geografis yang sangat krusial bagi penyidik.

"Potongan tubuh tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan forensik.
 
Baca Juga: Polri Minta Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Singgung Penyitaan Emas dan Uang
 
Kami mengirimkan potongan tubuh tersebut ke forensik Kramat Jati untuk pendalaman lebih lanjut, untuk menentukan apakah memang ini benar potongan tubuh milik korban atau bukan. Kami harus memastikan itu dulu," tambah Breggy menegaskan prosedur wajib yang harus dilalui kepolisian.

Pemeriksaan mendalam ini tak lepas dari upaya aparat mencocokkannya dengan kasus mutilasi yang sebelumnya menghebohkan warga di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas.
 
Kala itu, aparat menemukan sebagian tubuh manusia yang dibuang terbungkus di dalam karung, di mana kepolisian memang masih sibuk mencari keberadaan bagian bawah tubuh korban yang tak kunjung ketemu dan terus disisir dengan bantuan anjing pelacak K-9.

"Tim dari Penyidik Satreskrim Polres Depok bersama-sama dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus berupaya mencari potongan badan bagian bawah, dua kaki, ya, yang dibuang oleh tersangka. Masalah titik kepastian pelaku membuangnya di mana awalnya. Kemudian, ada aliran air juga yang bisa cukup untuk membawa potongan itu terbawa arus, sehingga kami harus menelusuri aliran sungai," papar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengingat kembali beratnya tantangan lapangan.
 
Baca Juga: Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misterius, Dokter Forensik Tunggu Hasil Laboratorium

Misteri kasus pembunuhan berdarah dingin di Tanah Merah itu sendiri akhirnya terbongkar berkat penangkapan yang dilakukan oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya.
 
Menurut konfirmasi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, potongan jenazah dalam karung tersebut adalah milik seorang warga Cipayung bernama Kunaefi (51), yang secara keji dihabisi dan dimutilasi oleh pemuda berinisial SA (26).***

Tags

Terkini