INSIBERNEWS – Video keributan antara dua keluarga di sebuah kafe kawasan Wisata Pasir Angin, Bogor, viral di media sosial. Perselisihan tersebut diduga bermula dari persoalan perebutan tempat parkir yang ditandai atau di-tag menggunakan badan.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Minggu, 16 Agustus 2026. Pengalaman tersebut kemudian dibagikan oleh akun Threads @radityarusydi dan ramai menjadi perhatian warganet.
Pemilik akun, Radit, menceritakan bahwa saat datang bersama keluarganya, mereka diarahkan petugas parkir menuju salah satu area yang disebut masih tersedia. Namun, ketika mobil hendak masuk ke lokasi tersebut, seorang perempuan ternyata sudah berdiri di titik parkir.
Baca Juga: Viral Siswa SMK Kebumen Dihajar Senior Saat Antre Makan Siang, Berujung Laporan Polisi
Perempuan itu disebut sengaja menempati lokasi tersebut untuk mempertahankan tempat bagi mobilnya yang masih berputar mencari akses menuju area parkir.
Menurut Radit, perempuan tersebut mengatakan bahwa mobilnya sebelumnya sudah berkeliling sehingga ia merasa berhak mempertahankan tempat tersebut.
Situasi kemudian menjadi perdebatan. Radit dan keluarganya menilai cara mempertahankan tempat parkir dengan berdiri di lokasi bukan tindakan yang tepat, terlebih kondisi area parkir saat itu cukup padat dan sejumlah kendaraan lain juga tengah mencari tempat.
Baca Juga: Baku Tembak KKB di Papua Tengah Saat HUT ke-81 RI, Satu Prajurit TNI Gugur
Berawal dari Teguran, Berujung Adu Mulut
Radit bersama dua kakaknya kemudian mencoba menyampaikan keberatan kepada perempuan tersebut. Ia mengaku keluarganya hanya ingin menjelaskan bahwa menurut mereka, tempat parkir sebaiknya ditempati ketika kendaraan sudah tiba di lokasi.
Namun, pembicaraan tersebut justru berkembang menjadi perselisihan. Salah satu kakak Radit disebut ikut terpancing emosi setelah terjadi perdebatan dengan perempuan tersebut.
Radit akhirnya memilih mengalah dan membawa keluarganya mencari lokasi parkir lain. Akan tetapi, persoalan kembali berlanjut ketika suami perempuan tersebut mendatangi mereka di area tempat makan.
Baca Juga: Prabowo Siapkan Dokter Terbang untuk Wilayah Terpencil, Mensesneg Jelaskan Konsep Layanannya
Pria itu disebut mempertanyakan pihak yang sebelumnya menegur istrinya. Radit menjelaskan bahwa keluarganya tidak bermaksud memarahi, melainkan hanya menyampaikan keberatan atas tindakan menandai tempat parkir dengan berdiri di lokasi.
Perdebatan kembali terjadi. Menurut Radit, pria tersebut mempertanyakan aturan yang melarang seseorang menggunakan badan untuk mempertahankan tempat parkir.