news

Arab Saudi Diskon Harga Minyak, Persaingan Pasar Asia Makin Memanas

Rabu, 8 Juli 2026 | 06:26 WIB
Minyak Dunia (Foto : Kementerian ESDM)

INSIBERNEWS - Perubahan harga minyak dunia kembali menjadi perhatian setelah Arab Saudi memangkas harga jual resmi (official selling price/OSP) minyak mentahnya untuk pasar Asia.

Langkah tersebut dilakukan di tengah mulai pulihnya aktivitas ekspor minyak dari kawasan Teluk seiring meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca Juga: Bikin Kaget! ASN Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi hingga Rp800 Juta Setahun

Perkembangan ini dipengaruhi oleh tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran pada Juni 2026.

Kesepakatan tersebut membuat lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz kembali meningkat, sehingga proses pengiriman dan pemuatan minyak dari kawasan Teluk berangsur kembali normal.

Di sisi lain, para pelaku pasar menilai persaingan di pasar minyak global semakin ketat. Selain penyesuaian harga yang dilakukan Arab Saudi, pelonggaran sanksi terhadap ekspor minyak mentah Iran juga membuat pasokan di pasar bertambah.

Baca Juga: Viral Dugaan Penganiayaan Anak di JPO Margocity, Ayah Asuh Terekam Pukul Korban hingga Berdarah

Kondisi tersebut mendorong negara-negara eksportir berlomba menawarkan harga yang lebih kompetitif, terutama untuk kawasan Asia yang menjadi pasar utama.

Meski aktivitas pengiriman mulai pulih, pelaku industri energi masih bersikap hati-hati.

Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dinilai masih rentan berubah sewaktu-waktu sehingga risiko gangguan distribusi minyak dari kawasan Teluk tetap membayangi.

Situasi itu membuat sebagian pembeli memilih menunda transaksi dalam jumlah besar sambil menunggu kepastian kondisi geopolitik.

Baca Juga: Skandal Korupsi Batu Bara Pemicu Listrik Padam Massal, Kortas Tipikor Polri Bakal Periksa Pejabat Kementerian ESDM

Sebagai bagian dari strategi mempertahankan pangsa pasar, Arab Saudi memangkas OSP minyak Arab Light menjadi 1,50 dolar AS per barel di atas rata-rata harga acuan Oman dan Dubai untuk pengiriman ke Asia.

Nilai tersebut turun sekitar 1,10 dolar AS dibandingkan penetapan harga pada bulan sebelumnya.

Halaman:

Tags

Terkini