INSIBERNEWS - Peristiwa mengejutkan terjadi di Kampung Baru, Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun bernama Alika Putri menjadi korban peluru nyasar saat sedang bermain di samping rumahnya.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka tembak di bagian dada dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi ketika Alika tengah bermain bersama teman-temannya di lingkungan sekitar rumah. Situasi saat itu disebut berlangsung normal tanpa adanya keributan ataupun aktivitas yang mencurigakan.
Namun, suasana mendadak berubah ketika korban berteriak kesakitan setelah sebuah proyektil diduga mengenai bagian dadanya.
Baca Juga: Nama MUI Dicatut, Polisi Dalami Dugaan Penipuan Pengurusan Fatwa Halal Kripto
Nenek korban, Sino, mengatakan keluarga sempat kebingungan karena tidak mengetahui dari mana asal peluru tersebut. Menurutnya, tidak terdengar suara yang mencolok sebelum Alika tiba-tiba mengeluh kesakitan. Keluarga kemudian segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Setelah mendapatkan penanganan awal, Alika dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Hingga kini, tim medis masih melakukan tindakan operasi guna mengangkat proyektil yang bersarang di bagian dada korban sekaligus memastikan kondisinya tetap stabil.
Menyusul kejadian tersebut, personel Polsek Setu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai barang bukti yang dapat membantu mengungkap asal-usul peluru yang mengenai korban.
Baca Juga: Prabowo Sambut PM Singapura Lawrence Wong, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat kepolisian berupaya menelusuri sumber tembakan sekaligus mengidentifikasi pihak yang diduga melepaskan peluru hingga akhirnya mengenai korban.
Polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai jenis senjata maupun kronologi pasti sebelum hasil penyelidikan selesai.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan warga, khususnya anak-anak yang beraktivitas di lingkungan permukiman. Masyarakat diimbau segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan insiden tersebut agar proses penyelidikan dapat berjalan lebih cepat dan pelaku dapat segera dimintai pertanggungjawaban.(*)