news

Baru Gencatan Senjata, Iran Tutup Selat Hormuz lagi Buntut Serangan Israel ke Lebanon

Kamis, 9 April 2026 | 11:57 WIB
Baru Gencatan Senjata, Iran Tutup Selat Hormuz lagi Buntut Serangan Israel ke Lebanon (Ilustrasi/istimewa )

INSIBERNEWS - Konflik Timur Tengah kembali meningkat setelah belum lama disetujuinya gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat.

Selat Hormuz dilaporkan ditutup kembali oleh Iran pada Rabu (8/4/2026). Menurut laporan Associated Press, penutupan jalur vital tersebut merupakan respons atas meningkatnya serangan Israel di wilayah Lebanon.

Situasi ini langsung berdampak pada distribusi minyak global, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pengiriman energi paling penting di dunia.

Baca Juga: Pemerintah Luncurkan Buku Saku 0 Persen, Upaya Hilangkan Kemiskinan di Indonesia

Penutupan Selat Hormuz memicu kekhawatiran pasar internasional. Jalur ini selama ini menjadi penghubung utama pengiriman minyak dari negara-negara Teluk ke berbagai belahan dunia. Ketika akses terganggu, risiko lonjakan harga energi pun meningkat signifikan.

Hingga saat ini, otoritas Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan tersebut.

Namun, tekanan internasional mulai bermunculan, terutama dari pemerintah Gedung Putih yang mendesak agar jalur tersebut segera dibuka demi menjaga stabilitas global dan kelangsungan negosiasi damai.

Baca Juga: Tragis! Pekerja Migran Indonesia Meninggal Saat Melarikan Diri di Kamboja

Meskipun Iran dan Amerika Serikat sama-sama mengklaim kemenangan dalam kesepakatan gencatan senjata, realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya. Serangan drone dan misil masih terus terjadi di wilayah Iran dan negara-negara Teluk.

Juru bicara Wakil Presiden AS, JD Vance, bahkan menyebut kesepakatan tersebut “rapuh” dan berada di ambang kegagalan.

Dari pihak Iran, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menilai rencana pembicaraan damai tidak logis.

Baca Juga: Vape Bakal Dilarang di Indonesia? BNN Temukan Narkotika Dalam Liquid

Ia menuduh Washington telah melanggar sejumlah syarat yang diajukan Teheran, termasuk terkait aktivitas militer pasca-gencatan senjata dan isu pengayaan uranium.

Serangan di Lebanon Memperparah Situasi
Konflik juga meluas ke Lebanon, di mana militer Israel meningkatkan serangan terhadap kelompok Hizbullah. Target serangan mencakup kawasan komersial hingga permukiman di ibu kota Beirut.

Halaman:

Tags

Terkini