INSIBERNEWS - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lowokwaru Tulusrejo 2 di Kota Malang, Jawa Timur, resmi dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Keputusan ini diambil setelah muncul laporan ditemukannya belatung pada makanan yang dibagikan kepada siswa.
Kasus tersebut sempat viral di media sosial dan memicu perhatian luas dari masyarakat serta warganet.
Penghentian operasional dilakukan setelah ditemukan belatung hidup pada makanan yang didistribusikan oleh SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2. Temuan ini terjadi selama dua hari berturut-turut dan memicu kekhawatiran para orang tua siswa.
Baca Juga: Sebagian Tiba di Indonesia, 32 WNI Berhasil Dievakuasi Kemlu dari Iran
Video yang memperlihatkan adanya belatung pertama kali beredar melalui grup WhatsApp kelas. Rekaman tersebut kemudian diunggah kembali di media sosial dan menyebar luas.
Dalam video itu terlihat puding stroberi yang diduga dibagikan kepada siswa pada Rabu, 4 Maret 2026. Seorang wali murid memperlihatkan adanya belatung yang masih bergerak di dalam makanan tersebut.
Dalam rekaman tersebut terdengar suara yang mengatakan bahwa belatung terlihat masih hidup dan bergerak di beberapa bagian puding.
Insiden serupa kembali terjadi pada Kamis, 5 Maret 2026. Kali ini, belatung dilaporkan ditemukan pada menu macaroni schotel yang dibagikan kepada siswa.
Baca Juga: Stok Beras Nasional Melimpah, BULOG Pastikan Ketersediaan Pangan Aman hingga Akhir 2026
Keluhan tersebut berasal dari wali murid SD Negeri 1 Tunjungsekar yang menemukan belatung di dalam kemasan makanan. Laporan itu pun kembali menyebar di media sosial dan menambah sorotan publik terhadap layanan SPPG tersebut.
BGN Hentikan Operasional Sementara
Menanggapi kejadian tersebut, Badan Gizi Nasional akhirnya mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2.
Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor 822/D.TWS/03/2026 yang diterbitkan pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa penghentian dilakukan untuk proses evaluasi dan pembinaan terkait pengolahan makanan.
Baca Juga: Sempat Rehat Bernyanyi, Vidi Aldiano Dikabarkan Meninggal Dunia Usai Melawan Sakit Kanker Ginjal