Dengan tambahan tersebut, total bonus akhir tahun termasuk yang dibagikan secara online mencapai lebih dari 180 juta yuan, atau hampir 70 persen dari total keuntungan perusahaan tahun 2025 yang tercatat sebesar 270 juta yuan.
Konsisten Berbagi Keuntungan dengan Karyawan
Didirikan pada September 2002, Henan Kuangshan Crane merupakan produsen derek dan penyedia solusi penanganan material yang beroperasi di lebih dari 130 negara.
Menariknya, tradisi berbagi keuntungan besar bukanlah hal baru bagi perusahaan ini. Pada 2024, mereka mencatat laba bersih sebesar 260 juta yuan dan membagikan 170 juta yuan di antaranya kepada karyawan.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Naikan Iuran BPJS Kesehatan, Menkes Pastikan Peserta PBI Tetap Aman
Bahkan pada peringatan Hari Perempuan Internasional tahun lalu, perusahaan membagikan hampir 1,6 juta yuan kepada 2.000 karyawan perempuan.
Cui sendiri diketahui memegang sekitar 98,88 persen saham perusahaan, namun tetap memilih mengalokasikan sebagian besar keuntungan untuk kesejahteraan pegawai.
Aksi bagi-bagi bonus jumbo ini membuat Cui Peijun dijuluki netizen sebagai “bos paling suka memberi uang” dan bahkan disebut sebagai “Dewa Kekayaan di dunia nyata.”
Menanggapi pujian tersebut, Cui menyampaikan alasan sederhana di balik kebijakannya.
Baca Juga: Undangan Pernikahan Dengan Lindi Fitriyana Tersebar, Virgoun Ngamuk Doakan Penyebar
“Bukan berarti saya suka memberi uang. Banyak anak muda terbebani cicilan mobil dan kredit rumah. Bantuan apa pun yang bisa kami berikan akan sangat berarti bagi mereka,” katanya.
Tak heran jika aksi ini memicu rasa iri sekaligus kekaguman dari warganet China. Banyak yang berharap semakin banyak perusahaan mengikuti jejak Henan Kuangshan Crane dalam menghargai kontribusi karyawan.