news

Ekonomi Akhir Tahun Dipacu, Pemerintah Yakin Kuartal IV-2025 Bisa Tembus 5,6 Persen

Kamis, 27 November 2025 | 08:58 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI - Airlangga Hartarto (Kiri). (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)

INSIBERNEWS - Pemerintah menatap akhir tahun dengan optimisme tinggi. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 diproyeksikan menanjak lebih cepat dibanding periode sebelumnya, bahkan berpotensi menembus level 5,4 persen hingga 5,6 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keyakinan ini bukan tanpa dasar. Menurutnya, sejumlah langkah percepatan telah disiapkan pemerintah agar roda ekonomi berputar lebih kencang, terutama menjelang akhir tahun yang dikenal sebagai masa puncak konsumsi masyarakat.

Baca Juga: Bahlil Tegaskan Arahan Prabowo: Penegakan Aturan di Bandara IMIP Harus Jalan, Tak Ada yang Kebal Hukum

“Kami optimistis range-nya di 5,4–5,6 persen,” ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (28/11/2025).

Airlangga menjelaskan, salah satu pengungkit utama adalah percepatan realisasi belanja pemerintah pusat. Ia menekankan bahwa belanja negara akan menjadi motor yang mendorong aktivitas ekonomi, terutama di sektor-sektor yang memerlukan dukungan fiskal langsung.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan paket stimulus akhir tahun yang menyasar konsumsi rumah tangga, dunia usaha, dan sektor padat karya. Program tersebut dirancang agar uang berputar lebih cepat dalam beberapa minggu terakhir 2025.

Baca Juga: Didatangi Menteri UMKM, Mantri BRI Dipuji Berkat Penjelasannya Soal Kebijakan KUR

Momentum libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 turut menjadi faktor pendorong. Tradisi liburan panjang biasanya meningkatkan belanja masyarakat, mulai dari transportasi, akomodasi, kuliner, hingga ritel. Sektor pariwisata pun diperkirakan ikut kecipratan dorongan permintaan yang besar.

Jika proyeksi pemerintah tercapai, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 akan berada jauh di atas capaian kuartal IV-2024 yang hanya menyentuh 5,02 persen. Bahkan level tersebut juga lebih tinggi dari pertumbuhan kuartal III-2025 yang tercatat 5,04 persen.

Baca Juga: Tepis Isu Dipecat Gegara Zionisme, Gus Yahya Menolak Turun dari Kursi Ketum PBNU

Pemerintah melihat capaian ini penting sebagai modal memasuki tahun 2026, terutama dalam mengeksekusi program-program besar seperti pangan, energi, hingga penguatan sektor industri. Stabilitas makro ekonomi di akhir tahun diyakini bisa menjadi pijakan kokoh untuk tahun berikutnya.

Airlangga menambahkan bahwa pemerintah akan terus mengawal realisasi kebijakan-kebijakan tersebut agar dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ia menegaskan bahwa optimisme ini harus dibarengi kerja konkret di lapangan agar target pertumbuhan tidak hanya menjadi angka semata.***

Tags

Terkini