news

Puluhan Warga Tertimpa Bangunan, 3 Tewas Imbas Longsor di Cilacap, Proses Evakuasi Korban Hilang Masih berlangsung

Jumat, 14 November 2025 | 17:57 WIB
Fakta terkini terkait kondisi para korban dalam insiden longsor di Cilacap, Jawa Tengah. (X.com/@InfoJateng)

INSIBERNEWS - Musibah tanah longsor terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Kamis, 13 November 2025 malam.

Sejak malam itu upaya pencarian korban terus dilakukan. Situasi darurat diperparah kondisi tebing yang labil setelah hujan lebat mengguyur kawasan Majenang sejak Kamis sore.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan perkembangan signifikan terkait jumlah korban, kondisi penyintas, serta proses evakuasi yang berlangsung hampir tanpa jeda.

Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng! 5 Artis Ini Punya 'Gym Sultan' di Rumah, Isinya Bikin Harga Tanah Naik?

Disebutkan oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, bahwa dari total 47 warga terdampak dalam insiden itu, sebanyak 3 orang ditemukan meninggal dunia dan puluhan lainnya masih dalam proses pencarian maupun perawatan medis, pada Jumat, 14 November 2025.

Suharyanto memastikan, data resmi korban longsor yang hingga kini masih menjadi acuan tim lapangan.

“Korban ada 47 orang, 47 itu rinciannya ada 3 yang sudah ditemukan meninggal dunia, 23 orang selamat, dan ada 21 orang yang sedang dicari,” kata Suharyanto kepada awak media di Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 14 November 2025.

Baca Juga: DPR 'Sentil' Lotte Chemical: Jangan Hanya Jadi Etalase Asing, Utamakan Pekerja Indonesia!

Suharyanto menegaskan seluruh fokus operasi diarahkan pada pencarian korban hilang.

“Fokus kami mencari 21 orang hilang. Kami kerahkan alat berat, pompa, kemudian masyarakat di sekitar situ kami juga pastikan segala kebutuhan dasar terpenuhi dan mudah-mudahan bisa ditemukan,” tuturnya.

Adapun secara terpisah, BNPB melalui Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari, menegaskan pencarian sejak Kamis malam dilakukan nyaris tanpa jeda waktu.

Baca Juga: Mengintip Perjalanan Garuda U-17 usai Coach Nova Arianto yang Kini Bakal Promosi ke Timnas Indonesia U-20

“Pencarian tetap dilakukan secara maksimal karena masih dalam masa golden time,” ujar Muhari kepada awak media di Jakarta, pada Jumat, 14 November 2025.

Proses evakuasi berlangsung dalam tekanan waktu mengingat pemerintah menyatakan operasi masih berada di masa golden time.

Halaman:

Tags

Terkini