news

Presiden Prabowo Genjot Renovasi Rumah Tak Layak Huni, Target Capai 400 Ribu Unit di 2026

Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:59 WIB
Presiden Prabowo Genjot Renovasi Rumah Tak Layak Huni (Instagram @prabowo)

INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto menyetujui peningkatan signifikan program renovasi rumah tak layak huni untuk mencapai rumah layak huni pada tahun 2026.

Program ini sebelumnya berjalan dengan skala lebih kecil melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang pada 2025 menargetkan renovasi sekitar 45 ribu rumah di berbagai daerah.

Baca Juga: Gurita Bisnis Minimarket, Judol, dan Produk Impor Jadi Ancaman Serius Bagi UMKM

Keputusan ini disampaikan Menteri Perumahan Rakyat, Maruarar Sirait, usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

“Tahun depan, Presiden menaikkan target dengan sangat besar. Dari 45 ribu rumah tahun ini, menjadi 400 ribu rumah yang akan dibantu. Program ini sudah mendapatkan dukungan penuh dari DPR,” ungkap Ara, sapaan akrab Menteri Maruarar.

Menurut Ara, peningkatan target ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan langsung bagi masyarakat, terutama mereka yang masih tinggal di rumah tak layak huni.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tinjau Korban Banjir Semarang, Instruksikan Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam

Program BSPS sendiri tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga pendampingan teknis bagi penerima agar renovasi berjalan optimal dan rumah yang dibangun memenuhi standar kenyamanan dan keamanan.

Maruarar menambahkan, program ini akan menyasar wilayah-wilayah yang selama ini memiliki tingkat rumah tidak layak huni tinggi, termasuk desa-desa terpencil dan kawasan perkotaan padat.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi lokal karena keterlibatan tukang bangunan, pedagang material, dan UMKM terkait renovasi.

Baca Juga: Cak Imin Soroti Ramainya Alfamart dan Indomaret yang Diklaim Bikin UMKM Tak Berdaya

Presiden Prabowo menekankan, renovasi rumah bukan sekadar soal fisik, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kualitas hidup masyarakat dan membangun lingkungan yang lebih sehat dan layak huni di seluruh Indonesia.***

Tags

Terkini