Namun, ada juga yang mempertanyakan sejauh mana perannya akan berdampak langsung terhadap bisnis inti Pertamina di sektor energi.
Baca Juga: Trump Tambah Biaya Visa H-1B, Elon Musk Angkat Bicara Soal Akses Talenta Global
Pertamina sendiri saat ini berada pada fase penting, termasuk dalam program pengembangan energi baru dan terbarukan, serta menjaga ketahanan energi nasional di tengah gejolak pasar global.
Dengan kehadiran Hasan Nasbi di jajaran komisaris, publik tentu menunggu bagaimana perannya akan memberi warna baru bagi arah komunikasi perusahaan.
Penunjukan Hasan melengkapi tren masuknya sejumlah figur politik dan mantan pejabat publik ke kursi strategis di BUMN. Hal ini diyakini sebagai bagian dari strategi besar pemerintah untuk menyatukan kepentingan politik, publik, dan bisnis di perusahaan-perusahaan pelat merah.***