news

Dukungan Rp130 Triliun dari Danantara, Harapan Baru untuk Program Tiga Juta Rumah

Kamis, 19 Juni 2025 | 13:27 WIB
Danantara Indonesia (Foto : Dok/fakultas Hukum Umsu)

INSIBERNEWS - Langkah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang siap menyuntikkan dana sebesar Rp130 triliun demi mendukung Program Tiga Juta Rumah disambut positif berbagai pihak.

Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, menilai kolaborasi ini sebagai contoh konkret sinergi antara sektor investasi dan kepentingan rakyat.

Baca Juga: Korban Tembus Ratusan, Serangan Israel ke Iran Telan 639 Nyawa dalam Sepekan

“Kami menyambut positif langkah strategis BPI Danantara yang mengalokasikan Rp130 triliun untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi sektor investasi dengan program kerakyatan,” ujar Mori dalam keterangannya, Kamis, 19 Juni 2025.

Program Tiga Juta Rumah merupakan salah satu program prioritas nasional untuk mendorong kepemilikan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di wilayah-wilayah tertinggal.

Baca Juga: Dari Balik Sel, Hasto Siapkan Pleidoi Berbasis AI dan Falsafah Hukum

Dana besar tersebut rencananya akan disalurkan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang didesain agar tidak membebani masyarakat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menyiapkan skema teknis agar dana tersebut bisa mulai tersalurkan dalam enam bulan ke depan. Bank-bank Himbara seperti Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI sudah menyatakan dukungannya terhadap program ini.

Baca Juga: Kemenkes Percepat Vaksinasi HPV untuk Tekan Angka Kematian Kanker Serviks di Indonesia

“Yang terpenting sekarang adalah memastikan skema KUR ini tidak menambah beban masyarakat, tapi justru menjadi jembatan kepemilikan rumah yang layak,” kata Mori menegaskan.

Chief Executive Officer BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan bahwa komitmen pihaknya mendukung pembiayaan sepanjang tahun 2025 ini merupakan bagian dari mandat institusi untuk memperkuat pembangunan nasional, terutama di sektor perumahan rakyat.

Ini sekaligus menjadi bentuk partisipasi sektor investasi dalam menekan angka backlog perumahan yang masih tinggi.

Baca Juga: Tanah Bergerak Terus, Ratusan Rumah di Cianjur Rusak Parah dan Warga Mengungsi

Di sisi lain, Mori juga menekankan pentingnya pengawasan agar dana tersebut tersalur dengan tepat sasaran. Ia menyatakan Komisi V DPR akan mengawal penuh pelaksanaan program ini, agar benar-benar menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan bantuan hunian.

Halaman:

Tags

Terkini