INSIBERNEWS - Aksi tak terpuji sekelompok wisatawan kembali jadi sorotan, kali ini datang dari Thailand. Dalam sebuah video viral, sekelompok perempuan terlihat berjoget santai di halaman Wat Paknam Phasi Charoen, salah satu kuil paling dihormati di Bangkok.
Video tersebut langsung memicu reaksi negatif dari masyarakat Thailand, terlebih karena aksi joget itu dilakukan di area yang dianggap sakral dan penuh makna religius bagi umat Buddha.
Baca Juga: Libur Panjang, Tol Jagorawi Diberlakukan Contraflow Demi Atasi Macet ke Puncak
Wat Paknam bukan sekadar destinasi wisata, melainkan tempat ibadah yang menjadi pusat spiritual dan meditasi. Di tempat inilah para biksu melakukan ritual harian dengan khusyuk. Maka tak heran jika wisatawan yang datang diharapkan berpakaian sopan, menjaga sikap, serta menghormati suasana hening yang dijaga di seluruh area kuil.
Baca Juga: Jarang Ada Lantai 3 di Hotel? Ini Alasan di Baliknya yang Jarang Diketahui
Namun dalam rekaman video yang diunggah akun X (sebelumnya Twitter) @RedSkullxxx, para wisatawan tampak berjoget di depan patung Buddha besar berwarna hijau zamrud yang menjadi ikon kuil tersebut.
Mereka terlihat sedang membuat konten hiburan tanpa memperhatikan norma budaya maupun spiritualitas yang melekat kuat pada tempat itu.
Baca Juga: Kok Bisa! Kucing Memiliki Indra yang Tajam dan Refleks Cepat?
Aksi ini langsung menuai kecaman luas, tak hanya dari warga Thailand, tapi juga warganet dari berbagai negara yang menyayangkan perilaku wisatawan tersebut.
Banyak yang menganggap aksi tersebut sebagai bentuk ketidaktahuan, namun tak sedikit pula yang menilai tindakan itu sebagai bentuk tidak hormat terhadap budaya lokal.
Baca Juga: Ini yang Terjadi Jika Kamu Minum Air Kelapa Setiap Hari Selama 7 Hari, Terakhir Bikin Kaget!
“Kalau tidak tahu tempat ibadah orang lain, setidaknya jangan dijadikan panggung konten. Ini jelas bukan tempat untuk bergaya seperti itu,” tulis seorang pengguna media sosial asal Bangkok.
Baca Juga: Tenang, Mom! Cara Ampuh Meredakan Batuk dan Pilek pada Bayi Newborn
Meski identitas para pelaku belum dikonfirmasi secara resmi, banyak dugaan mengarah bahwa mereka berasal dari Indonesia. Otoritas lokal pun dikabarkan tengah menyelidiki lebih lanjut kejadian ini. Di sisi lain, muncul kembali wacana pelarangan pembuatan konten hiburan di tempat-tempat suci sebagai bentuk perlindungan terhadap warisan budaya dan religius yang kerap disalahgunakan demi eksistensi digital.