INSIBERNEWS - Menjadi salah satu barang penting yang harus disiapkan, Kementerian Agama (Kemenag) mengungkapkan ribuan jemaah Calon Haji Indonesia telah mendapatkan kartu Nusuk.
Kartu Nusuk merupakan benda wajib yang dimiliki para jemaah calon haji selama tinggal di Arab Saudi.
Apa Itu Kartu Nusuk?
Kartu Nusuk adalah kartu identitas resmi yang wajib dibawa oleh jemaah haji, bak itu di Madinah maupun di Makkah.
Baca Juga: Kosmetik Murahan Bikin Resah, Polisi Bongkar Produksi Make-up Berbahan Tepung Tapioka di Bekasi
Di dalam kartu Nusuk ini berisi foto, nama, nomor visa dan paspor, serta lokasi hotel yang tersimpan di dalam barcode.
Barcode tersebut bisa sewaktu-waktu dipindai oleh petugas untuk keperluan verifikasi.
Dengan memiliki kartu Nusuk, bisa membedakan antara haji legal dan ilegal, sehingga bisa mendapatkan keamanan serta pelayanan dari Syarikah.
Baca Juga: Usai Lepas Status Lajang, Luna Maya Kini 'Serah Terima' Jabatan Ketua Jomblo ke Raline Shah
Dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI, Kemenag membeberkan bahwa sistem kartu Nusuk dari Kerajaan Saudi ini membuat keluar masuk Makkah menjadi lebih ketat.
“Aktivasi kartu nusuk ya atau paspor haji saat ini berbeda dengan tahun lalu bapak-bapak sekalian, tahun ini Kerajaan Saudi sangat sulit sekali memberikan izin untuk masuk Makkah-nya, Pak, jadi kalau tahun lalu masuk Makkah-nya agak mudah, tetapi dia agak sulit untuk ke haromnya,” ujar Hilman Latief, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama di Kompleks Parlemen pada Senin, 19 Mei 2025.
Adapun, Kartu Nusuk hanya diterbitkan oleh Syarikah yang melayani para jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Syarikah sendiri diartikan sebagai perusahaan swasta yang ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan pelayanan penunjang selama ibadah berlangsung.
Untuk tahun 2025, jemaah calon haji asal Indonesia dilayani oleh 8 Syarikah, yakni Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat & Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad di mana masing-masing akan melayani antara 11 ribu hingga 36 ribu jemaah.