news

Inggris Siap Bahas Pengakuan Palestina Bareng Prancis dan Arab Saudi, Juni Jadi Momen Penting?

Jumat, 2 Mei 2025 | 10:32 WIB
Inggris Siap Bahas Pengakuan Negara Palestina Bareng Prancis dan Arab Saudi (Photo : Universitas Islam Indonesia)

INSIBERNEWS - Langkah politik besar mungkin segera terjadi. Pemerintah Inggris dikabarkan sedang intens berdiskusi dengan Prancis dan Arab Saudi untuk kemungkinan mengakui Palestina sebagai negara pada bulan Juni mendatang.

Kabar ini pertama kali diungkap oleh surat kabar The Guardian, yang mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, saat berbicara di hadapan komite hubungan internasional House of Lords.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia, BRI Peringati Hardiknas Melalui Program BRI Peduli Ini Sekolahku

Pembicaraan ini muncul di tengah upaya sejumlah negara Eropa yang mulai menyuarakan kembali pentingnya status kenegaraan bagi Palestina.

Di akhir April lalu, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, menyatakan bahwa Prancis dan Arab Saudi akan menggelar konferensi bersama di New York pada bulan Juni mendatang, dengan tujuan memperkuat dukungan terhadap pengakuan Palestina sebagai negara merdeka.

Baca Juga: Pakar Hukum Ini Tanggapi Soal Masalah Paula Verhoeven Dengan Baim Wong : Hal Utama Yang Harus Dijaga Dalam Rumah Tangga Adalah Aib

Inggris, melalui David Lammy, menyatakan keterlibatannya dalam diskusi ini dan menunjukkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan waktu dan dampak terbaik untuk mengambil langkah tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika pengakuan itu dilakukan, hal itu benar-benar membawa dampak nyata di lapangan, bukan sekadar simbolis,” ujar Lammy.

Ia juga menyampaikan bahwa pengakuan sepihak dari sejumlah negara Eropa belakangan ini tampaknya tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi Palestina.

Baca Juga: Israel Kebakaran Hebat, Warga Dievakuasi dan Minta Bantuan Internasional

Dalam kesempatan yang sama, Lammy mengungkapkan bahwa Inggris sedang menjalin komunikasi aktif dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan pihak Arab Saudi terkait inisiatif ini.

“Macron sudah cukup vokal mengenai hal ini, dan kini bersama Saudi, kami tengah dalam pembicaraan yang cukup serius,” tuturnya, seperti dikutip dalam laporan yang sama.

Baca Juga: Roy Suryo Diminta Stop Sebar Opini: Pasbata Ingatkan Dampak Buruk bagi Persatuan Bangsa

Meskipun belum ada keputusan final, kemungkinan adanya pengakuan Palestina oleh tiga kekuatan besar ini tentu menjadi sinyal kuat terhadap dinamika politik global di Timur Tengah.

Halaman:

Tags

Terkini