news

China Janji Berikan Dukungan Lebih Besar untuk Eksportir Terdampak Tarif AS

Selasa, 29 April 2025 | 11:57 WIB
Perang dagang AS dan China akan berlanjut karena Donald Trump kembali terpilih jadi Presiden AS (Instagram @ngomonginuang)

INSIBERNEWS - Pemerintah China baru-baru ini mengumumkan komitmennya untuk memberikan dukungan tambahan kepada eksportir yang terimbas oleh kebijakan kenaikan tarif yang diberlakukan Amerika Serikat.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (28/4/2025), sejumlah pejabat senior China memaparkan serangkaian langkah strategis yang akan diambil untuk meredam dampak buruk dari kebijakan tersebut.

Baca Juga: Danantara Siap Jadi Penyedia Likuiditas di Bursa, Pasar Modal RI Bakal Makin Bergairah

Langkah ini menjadi bagian dari upaya China untuk menjaga stabilitas sektor perdagangan luar negeri yang semakin tertekan.

Wakil Menteri Perdagangan China, Sheng Qiuping, mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi perdagangan luar negeri China sejak awal tahun ini semakin berat. Salah satu penyebab utamanya adalah tarif sepihak yang dikenakan oleh AS terhadap berbagai produk China.

Baca Juga: Jadwal Padat, Lisa BLACKPINK Tolak Tampil di Grand Final Miss Universe 2025

Menurutnya, kebijakan tarif tersebut telah menambah beban bagi para eksportir dan menyebabkan ketidakpastian dalam pasar global. Oleh karena itu, Pemerintah China bertekad untuk memberikan dukungan konkret guna mengurangi dampak tersebut.

Baca Juga: Tips dan Trik Berhijab Tanpa Drama Bau Apek Sepanjang Hari

Dalam upaya untuk membantu eksportir, pemerintah berencana untuk meningkatkan penyaluran pinjaman kepada perusahaan-perusahaan yang mengalami tekanan finansial akibat tarif tersebut.

Selain itu, mereka juga akan memperkenalkan kebijakan baru untuk mendorong konsumsi domestik, dengan harapan dapat mengurangi ketergantungan pada pasar ekspor dan memperkuat daya beli masyarakat di dalam negeri.

Dukungan tersebut diharapkan mampu memberikan peredam sementara bagi dampak dari kebijakan perdagangan yang diterapkan oleh AS.

Baca Juga: Waspada Mom! Pijat Perut di Trimester 3 Kehamilan Bisa Berisiko Fatal

Pemerintah China juga menyatakan bahwa mereka akan terus berupaya untuk menjaga hubungan perdagangan dengan negara-negara mitra dan membuka peluang pasar baru di luar AS.

China berfokus pada diversifikasi pasar ekspor untuk mengurangi risiko yang timbul akibat ketegangan perdagangan dengan AS. Selain itu, Beijing juga akan menggencarkan diplomasi ekonomi dengan negara-negara lain guna menciptakan aliansi strategis yang lebih solid di tengah ketidakpastian global.

Halaman:

Tags

Terkini