INSIBERNEWS - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melemparkan wacana penting soal perlunya revisi Undang-Undang tentang Organisasi Kemasyarakatan (UU Ormas).
Wacana ini mencuat setelah maraknya laporan mengenai ormas-ormas yang dinilai bertindak di luar batas, bahkan sampai mengganggu ketertiban umum.
Menurut Tito, pengawasan terhadap ormas saat ini masih belum cukup kuat untuk mencegah berbagai potensi penyimpangan.
Baca Juga: Setelah 21 Tahun Berkuasa, Mahmoud Abbas Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Penerus Resmi
Berbicara dalam sebuah kesempatan yang dikutip Minggu (27/4/2025), Tito menilai ada kebutuhan mendesak untuk memperketat mekanisme pengawasan, terutama terkait urusan keuangan.
"Kita lihat banyak sekali peristiwa ormas yang kebablasan. Mungkin perlu ada mekanisme pengawasan yang ketat, di antaranya mungkin masalah keuangan, audit keuangan," ujar Tito.
Ia menegaskan, transparansi dana organisasi harus menjadi perhatian utama dalam revisi tersebut.
Baca Juga: Ledakan Dahsyat di Bandar Abbas: 1.100 Lebih Korban Luka, 14 Orang Dilaporkan Tewas
Lebih lanjut, Tito mengungkapkan bahwa celah ketidakjelasan alur dan penggunaan dana di tubuh ormas berpotensi dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak semestinya.
Ketidaktransparanan ini bisa membuka ruang bagi penyalahgunaan kekuasaan hingga memicu keresahan di tingkat masyarakat bawah. Untuk itu, dia mendorong adanya ketentuan audit yang ketat sebagai syarat keberlanjutan operasional ormas.
Baca Juga: Mobil Lexus Milik Dedi Mulyadi Berubah Plat dari B ke D Usai Disorot Karena Nunggak Pajak
Selain pengawasan keuangan, Tito juga menyoroti pentingnya pembinaan terhadap ormas agar peran mereka tetap positif dan konstruktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap ke depan, ormas tidak hanya kuat dalam jumlah, tapi juga kuat dalam integritas serta kontribusinya terhadap pembangunan nasional. Tito pun membuka ruang dialog dengan berbagai pihak untuk membahas lebih rinci wacana revisi UU tersebut.
Baca Juga: Dituduh jadi Selingkuhan, Sahabat Ungkap Hubungan Kedekatan Niko dengan Keluarga Baim Wong