INSIBER NEWS - Warga Pemkot Tangerang terima kabar gembira dari aplikasi Sisenja mengenai program pelayanan perbaikan toilet murah sedot tinja yang mampet dirumah tinggal.
Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang menerima layanan perbaikan saluran toilet rumah tinggal yang mampet melalui aplikasi Sistem Informasi Sedot Tinja (Sisenja).
Kepala Disperkimtan Kota Tangerang, Decky Priambodo di Tangerang, Sabtu (17/8/2024) mengatakan, retribusi yang dikenakan untuk perbaikan toilet rumah yang mampet yakni Rp150 ribu per titik.
“Masyarakat bisa mengajukan permohonan perbaikan melalui aplikasi Sisenja, untuk perbaikan maupun sedot tinja,” kata Decky Priambodo dalam keterangannya.
Sementara itu berdasarkan Perda Nomor 10 Tahun 2023 terdapat retribusi tarif resmi untuk pelayanan sedot kakus. Pelayanan jasa sedot kakus ini melayani mulai dari rumah tinggal hingga industri besar.
Baca Juga: Pasar Induk Beras Kota Tangerang Akan Hadir di Mall Plaza Shinta
Pelayanan sedot tinja ini terbagi dalam tiga kelompok dan memiliki tarif yang berbeda. Tarif tersebut disesuaikan dengan fungsi bangunannya. Untuk biaya retribusi juga disesuaikan dengan per ritase.
Kelompok satu yakni rumah masyarakat berpenghasilan rendah, rumah ibadah, sekolah/yayasan yatim piatu dan sejenisnya, niaga/industri kecil, MCK/kakus umum. Biaya yang dikenakan Rp200 ribu/ritase
Lalu kelompok dua dengan biaya retribusi Rp 250 ribu/ritase meliputi rumah sederhana, rumah sewa, instansi pemerintah, asrama TNI/Polri, SPBU, terminal angkutan.
Kelompok tiga dengan biaya retribusi Rp350 ribu/ritase yakni perumahan mewah/apartemen/kondominium, pertokoan, mal/supermarket/pusat perbelanjaan, rumah makan, perkantoran, restoran, niaga menengah, niaga besar, industri besar.
Pemkot Tangerang sebelumnya meluncurkan aplikasi Sisenja bagi masyarakat yang tersedia di Super App Tangerang LIVE. “Diharapkan seluruh masyarakat Kota Tangerang dapat menggunakan layanan tersebut untuk melakukan sedot tinja,” kata Decky Priambodo.
Ia menuturkan Kota Tangerang termasuk dalam tingkat Open Defecation Free (ODF) 0 persen atau masyarakatnya tidak ada yang buang air besar sembarangan. Untuk itu, Aplikasi Sisenja dihadirkan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan sedot tinja.
“Program ini untuk memfasilitasi jika ada masyarakat yang membutuhkan sedot tinja. Masyarakat sudah mau untuk buang air besar di septic tank dan ini saatnya untuk memberikan pelayanan kepada mereka. Kami akan upayakan untuk melayani semua level masyarakat. Jadi, bukan hanya sekadar menggencarkan program jamban sehat, tetapi juga memberikan layanan lanjutan seperti sedot tinja,” katanya [**]
Artikel Terkait
Gokil! Raffi Ahmad dan Atta Halilintar Adakan Lomba Panjat Pinang Berhadiah iPhone hingga Mobil!
10 Tips Desain Kamar Tidur dengan Furniture Multifungsi yang Hemat Ruang dan Tetap Elegan!
10 Cara Desain Kamar Tidur Monokrom yang Stylish, Tips Membuat Ruangan Lebih Elegan dan Nyaman
Tips Desain Kamar Tidur Vintage, Ciptakan Ruang yang Elegan dan Berkelas dengan Sentuhan Klasik
Terapkan Dirumah! 10 Tips Desain Kamar Tidur Bergaya Skandinavia yang Hits dan Bikin Betah
Bentuk Rasa Nasionalisme Moment HUT RI Ke-79, Warga Berhenti Sejenak Mengikuti 3 Menit Untuk Indonesia
7 Inspirasi Desain Kamar Tidur Minimalis yang Bikin Rumah Kecil Terlihat Lebih Luas dan Elegan
Hasil Pertandingan BRI Liga 1 Hari Ini 17 Agustus 2024: Arema vs Borneo dan Persis vs PSIS Semarang
Rugikan Negara Rp300 T, Pencucian Uang Harvey Moeis Mengalir ke Sandra Dewi
Dindik Tangsel Soroti SDN Pondok Jaya 1, Tidak Boleh Ada Pungutan Dengan Alasan Apapun