"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu rasional dan tidak mudah mentransfer uang kepada siapa pun yang hanya dikenal lewat dunia maya,"
Baca Juga: Begal Rampas Motor dan Aniaya Anak Pengurus LBI di Bandung, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Tragedi yang menimpa warga Medan ini diharapkan menjadi alarm keras bagi publik mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi serta tidak mudah tergiur oleh profil luar biasa seseorang di media sosial.
Sering kali, para pelaku kriminal ini menggunakan identitas palsu dengan foto-foto pria tampan berprofesi mapan seperti tentara, pengusaha, atau dokter demi memikat korbannya.
Melalui pengungkapan kasus ini, OJK bersama aparat penegak hukum berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan digital ke berbagai lapisan masyarakat demi mempersempit ruang gerak para pelaku siber.
Baca Juga: Penembakan di Brooklyn Saat Perayaan Hari Kemerdekaan AS, Delapan Orang Terluka Termasuk Empat Anak
Pengawasan terhadap lalu lintas transaksi keuangan yang mencurigakan juga akan semakin diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.(*)
Artikel Terkait
Kronologi Tewasnya 3 Polisi Polres Katingan Saat Gerebek Bandar Sabu, Aiptu Sumariyanto Ditemukan Mengapung
Prabowo dan PM Singapura Capai 26 Kesepakatan, Kerja Sama Ekonomi Makin Diperkuat
Pengacara Nadiem Makarim Laporkan Empat Hakim Tipikor ke Komisi Yudisial, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik
OJK Perkuat Perang Lawan Scam Digital, Ratusan Ribu Rekening Penipu Berhasil Diblokir
Pemerintah Benahi Program Prioritas, Evaluasi MBG dan Kopdes Terus Diperkuat