Gempuran Brutal Israel Hantam Lebanon Selatan dan Timur: 30 Orang Tewas, Upaya Damai Terancam Kandas

Photo Author
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:39 WIB
Gencatan Senjata Dilanggar, Ketegangan Israel dan Lebanon Kembali Memanas (Foto : Anadolu)
Gencatan Senjata Dilanggar, Ketegangan Israel dan Lebanon Kembali Memanas (Foto : Anadolu)

INSIBERNEWS - Langit di wilayah selatan dan timur Lebanon kembali mencekam setelah serangkaian serangan udara dan artileri berat meluluhlantakkan kawasan pemukiman warga pada Jumat (19/6).

Berdasarkan laporan terbaru dari otoritas layanan ambulans setempat, jumlah korban jiwa akibat agresi militer ini melonjak drastis hingga menyentuh angka 30 orang tewas, sementara puluhan warga lainnya dilaporkan menderita luka serius.

Baca Juga: GEGER! Dua Pria Ditemukan Tewas Bertumpuk di Selokan Cimuning-Bekasi, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

Gelombang serangan yang masif ini melibatkan kombinasi jet tempur, pesawat tanpa awak (drone), serta dentuman artileri berat yang menyasar rumah-rumah penduduk.

Sebelum jumlah korban bertambah parah, laporan awal dari lapangan sempat mencatat ada sekitar 24 nyawa yang melayang seketika, diiringi puluhan korban luka yang dievakuasi di tengah puing-puing bangunan.

Merespons tragedi kemanusiaan yang terus meluas ini, Presiden Lebanon Joseph Aoun melayangkan kecaman keras terhadap tindakan militer Israel yang dinilai kian tidak terkendali.

Baca Juga: MotoGP Mandalika 2026 Siap Digelar, Dampak Ekonominya Tembus Triliunan Rupiah

Dirinya menegaskan bahwa bombardir massal yang menyasar warga sipil, termasuk kaum perempuan dan anak-anak, merupakan bentuk pelanggaran berat yang sangat membahayakan stabilitas kawasan.

"Serangan yang meluas di selatan dan timur Lebanon serta kematian warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, merupakan langkah berbahaya,"

"Tindakan ini jelas bertujuan untuk melawan upaya konsolidasi gencatan senjata yang sedang kita usahakan bersama," ujar Presiden Joseph Aoun dengan nada getir saat mengutuk eskalasi konflik tersebut.

Baca Juga: Tepis Isu Perselingkuhan dengan Asila Maisa, Rizky Billar Siap Tempuh Jalur Hukum Demi Bersihkan Nama Baiknya

Salah satu titik kehancuran paling parah dilaporkan terjadi di wilayah timur Lebanon, tepatnya di Kota Ain Bourday yang berada di dalam wilayah administratif Distrik Baalbek.

Gempuran udara dari jet tempur Israel yang menghantam area tersebut seketika merenggut tiga nyawa tak berdosa serta membuat enam orang lainnya harus dilarikan ke fasilitas medis terdekat.

Teror tidak berhenti di situ, beberapa kilometer ke arah utara Baalbek, tepatnya di wilayah Jamaliya, sebuah area perkebunan warga juga tidak luput dari sasaran rudal udara.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X