INSIBERNEWS - Deddy Corbuzier kembali bikin kejutan! Kali ini bukan soal podcast atau kontroversi, tapi soal jabatan barunya di pemerintahan. Pada Selasa (11/2/2025), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin resmi menunjuk Deddy sebagai Staf Khusus (Stafsus) di Kementerian Pertahanan.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Sjafrie melalui unggahan di media sosial pribadinya. Ia menegaskan bahwa kehadiran Deddy dalam jajaran Stafsus Menhan menandakan pentingnya kolaborasi strategis dalam menjaga pertahanan negara.
Bukan Satu-Satunya, Beberapa Nama Lain Juga Diangkat
Tak hanya Deddy, ada beberapa tokoh lain yang juga mendapatkan posisi Staf Khusus, termasuk Mayjen (Purn) Sudrajat dan Lenis Kogoya.
Pelantikan ini pun bertepatan dengan pemberian penghargaan Satya Lencana Dharma Pertahanan, sebuah apresiasi bagi individu yang telah berkontribusi besar terhadap keamanan dan kedaulatan negara.
Kenapa Deddy Corbuzier?
Publik pun langsung bertanya-tanya, kenapa Deddy bisa ditunjuk sebagai Stafsus Menhan? Sejumlah spekulasi bermunculan, apalagi penunjukan ini terjadi tak lama setelah pernyataannya soal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial.
Seperti diketahui, Deddy sempat mengkritik anak-anak yang mengeluhkan menu makanan dalam program MBG. Pernyataannya itu menuai banyak respons dari masyarakat, mulai dari yang mendukung hingga yang kontra.
Namun, di sisi lain, sikap tegasnya dalam menyampaikan opini dinilai sebagai salah satu keunggulan yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi strategis di Kemenhan.
Baca Juga: Ramadan 2025, Jadwal Sekolah Bisa Berubah! Ini Tiga Opsi yang Sedang Dibahas Pemerintah!
Apa Peran Deddy di Kemenhan?
Meskipun detail tugasnya belum dijelaskan secara rinci, posisi Stafsus biasanya memiliki peran penting dalam memberikan masukan dan membantu kebijakan strategis Menhan. Bisa jadi, Deddy akan lebih banyak berkontribusi dalam bidang komunikasi pertahanan, mengingat pengalamannya yang luas di media dan dunia digital.
Dengan jabatan barunya ini, Deddy resmi memasuki babak baru dalam kariernya. Dari seorang mentalis, presenter, hingga kini punya peran di pemerintahan. Apakah ia akan membawa warna baru bagi Kemenhan? Kita tunggu saja langkah selanjutnya!