nasional

Negara Berpotensi Rugi RP225 Triliun per Tahun Akibat Banyak Sampah Plastik yang Cemari Laut

Selasa, 17 September 2024 | 10:00 WIB
Ilustrasi sampah di laut (Set.kab.go.id)

INSIBERNEWS - Pencemaran lingkungan akibat sampah plastik menjadi salah satu masalah yang masih kerap kali terjadi di Indonesia.

Pakar mengungkap masalah sampah plastik di perairan Indonesia dapat membuat negara rugi hingga bernilai ratusan triliun.

Diungkapkan oleh Muhammad Reza Cordova selaku peneliti Ahli Utama Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), potensi kerugian negara akibat dari kebocoran sampah plastik ke laut bisa mencapai Rp225 triliun per tahun.

Baca Juga: Dituntut Pihak Hotel 10 Miliar, Mandala Shoji Ungkap Istrinya Diteror Hingga Trauma Masuk Hotel

Reza menerangkan estimasi kerugian tersebut dilihat dari kerugian secara ekonomi, pariwisata, kesehatan, hingga dari sisi teknis.

BRIN juga terus melakukan penelitian dengan melibatkan akademisi dari berbagai multidisiplin ilmu.

Upaya lainnya adalah melakukan proses bioremediasi yang membutuhkan waktu panjang. Tidak hanya itu, menurut Reza, dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, Indonesia bisa 'mengekspor' hingga 20 persen sampah plastik ke Afrika Selatan.

Baca Juga: Apa Itu Susu Ikan? Alternatif Susu Sapi di Program Prabowo-Gibran, Intip Kandungan Nutrisinya!

BRIN juga bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dalam meneliti pergerakan sampah di perairan.

Dilihat dari hasil penelitian tersebut mengungkap bahwa sampah dari Sungai Cisadane, dengan menggunakan 11 drifter yang dilepaskan, 2 drifter diantaranya hampir mendekati Madagaskar dalam kurun waktu 6 bulan.

Reza juga bicara soal target pemerintah dalam menurunkan kebocoran sampah plastik dari aktivitas masyarakat sebesar 70% pada tahun 2025 masih sulit tercapai.

Baca Juga: Heboh Indodax Diretas! Kenali Jenis-jenis Crypto Attack dan Ketahui Cara Menghindarinya

Sebab berdasarkan faktanya, sampai perhitungan tahun ini sampah plastik baru berkurang 41,68%

Tags

Terkini