nasional

Perkuat Postur Pertahanan, Presiden Prabowo Resmi Lantik 204 Satuan Baru TNI di Puncak HUT ke-81

Senin, 5 Oktober 2026 | 14:27 WIB
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 204 satuan baru TNI (Dok. YouTube/Sekretariat Presiden)
INSIBERNEWS - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Senin (5/10/2026) menjadi catatan sejarah baru bagi postur pertahanan negara.
 
Bertempat di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pembentukan 204 satuan baru yang diproyeksikan untuk memperkuat daya gempur tiga matra, yakni darat, laut, dan udara.

Gelaran upacara kebesaran militer yang berlangsung khidmat di Lapangan PRIMA Mabes TNI tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Negara selaku inspektur upacara.
 
Bertindak sebagai komandan upacara pada hari bersejarah ini adalah Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, yang memandu jalannya prosesi di hadapan ribuan prajurit.
 
Baca Juga: HUT ke-81 TNI, Prabowo Sanjung Prajurit yang Rela Taruhan Nyawa Tembus Medan Bencana

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim. Pada pagi hari ini, hari Senin tanggal 5 Oktober 2026. Dengan rahmat Tuhan yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 Satuan Baru TNI," tegas Presiden Prabowo saat membacakan surat keputusan peresmian.

Dari keseluruhan ratusan satuan militer baru yang disahkan, pemerintah rupanya memberikan porsi perhatian yang cukup besar pada perluasan komando kewilayahan dengan membentuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) anyar.
 
Tiga markas teritorial di antaranya meliputi Kodam 25 Sultan Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam 26 Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Kodam 27 Sobe Sonbai yang berkedudukan di Nusa Tenggara Timur.
 
Baca Juga: Heboh Video Dugaan Warga Binaan Pesta Pakai Sabu di Rutan Depok, Ini Kata Petugas

Sementara itu, tiga Kodam lainnya sengaja disebar untuk memastikan pemerataan perlindungan dan stabilitas keamanan di wilayah timur dan tengah Indonesia.
 
Ketiganya adalah Kodam 28 Maluku Kie Raha di Provinsi Maluku Utara, Kodam 29 Mambruk yang bertugas di Papua Tengah, serta Kodam 30 Rinambora yang menaungi kawasan strategis di Nusa Tenggara Barat.

Selain enam Kodam, restrukturisasi besar-besaran ini juga mencakup pembentukan 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan serta 150 Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan.
 
Baca Juga: Bongkar Skandal Jual Beli Sel Mewah, DPR Geram Ada Fasilitas 'President Suite' di Lapas Cibinong
 
Kekuatan tempur darat ini juga turut ditopang oleh hadirnya masing-masing satu Batalion Kavaleri, Batalion Artileri Medan (Armed), dan Batalion Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) guna memaksimalkan penjagaan wilayah.

Tidak ketinggalan, matra laut dan udara juga mendapat suntikan tenaga baru melalui pengesahan satu Brigade Infanteri Marinir, empat Batalion Infanteri Marinir, satu Brigade Pasgat, hingga satu Divisi 2 Pasukan Khas Udara (Pasgat) dan tiga Batalion Para Komando.
 
Pangkalan udara juga dipastikan makin kokoh dengan tambahan dua Skuadron Udara, dua Satuan Radar, serta satu Skuadron Pendidikan TNI AU demi menjaga kedaulatan ruang udara nusantara.***

Tags

Terkini